Mengenal CPC: Pilihan Terbaik Untuk Anda yang Memiliki Budget Iklan Kecil

Mengenal CPC, Kelebihannya dan Perbedaaanya dengan CPM

Last Updated on November 18, 2022 by Monika Tanaya

Jika selama ini anda mengira bahwa urusan iklan hanyalah urusan antara pengiklan dan penyedia space iklan, berarti anggapan itu harus direvisi. Kenapa? Karena ternyata ada pihak ketiga yang menjembatani diantara keduanya. Termasuk untuk iklan CPC.

Iklan online tidak hanya dipasang pada website atau blog saja. Tapi juga pada mesin pencari seperti Google Ads. Harganya juga beragam. Mulai dari yang murah hingga yang paling mahal. Mulai dari peruntukan UMKM hingga corporate besar.

Meski hanya sebatas pada media online, nyatanya banyak iklan yang ditarif dengan harga selangit. Tapi anda tidak perlu khawatir. Jika budget iklan anda terbatas, bisa memanfaatkan ikan CPC atau cost per click. Lalu apa itu iklan CPC, apa kelebihannya dan apa pula perbedaannya dengan CPM? Akan kita bahas selengkapnya di sini.

Pengertian CPC

CPC singkatan apa? CPC singkatan dari cost per click, yaitu salah satu iklan di platform online yang sistem pembayarannya sesuai jumlah klik yang dilakukan pengunjung. Ada tiga pihak yang berperan dalam iklan CPC ini. Yaitu advertiser, publisher, dan platform pihak ketiga.

Advertiser adalah pihak yang memasang iklan. Sedangkan publisher adalah pemilik website, atau blog yang menyediakan space iklan. Kedua pihak ini dimediatori oleh pihak ketiga. Yaitu platform online atau yang biasa disebut google adsense.

Pihak publisher biasanya menawarkan sejumlah tarif bagi advertiser yang ingin beriklan di spacenya. Setelah ada kesepakatan, pihak ketiga atau google adsense yang akan membantu hingga iklan tayang. 

Cost per click atau CPC ini juga sering disebut dengan istilah PPC atau pay per click. Yang artinya kurang lebih sama. Yaitu jumlah pembayaran dihitung dari jumlah klik yang dilakukan visitor pada iklan.

Kelebihan Iklan CPC

Dibanding dengan iklan CPM yang perhitungannya dari jumlah tayangan, CPC memberi banyak kelebihan. Apa saja kelebihannya? Berikut penjelasan selengkapnya :

1. Compatible dengan Marketing Channel Lain

Awalnya mungkin anda hanya membuat konten menarik dan orisinil untuk tujuan iklan CPC saja. Namun ternyata banyak yang menyukai konten tersebut. Dari data google analytic, didapat hasil bahwa pengunjung lebih banyak mengklik kata kunci kunci tertentu. Kata kunci inilah yang akan menjadi kekuatan website anda.

Kata kunci tersebut bisa digunakan untuk optimasi website dengan SEO. Atau optimasi organik tanpa harus mengeluarkan biaya. Untuk membuat konten lain dengan kata kunci yang sama.

Inilah maksud dari CPC compatible dengan marketing channel lain. Compatible dengan search engine optimization melalui kata kunci. Anda bisa meneruskan mengomunikasikan iklan lewat proses SEO.

2. Lebih Fleksibel

Dengan CPC ini anda bisa mengontrol di situs mana iklan akan diletakkan. Sesuai dengan segmentasi pasar yang anda inginkan. Satu gambaran sederhana saja. Ingin kampanye iklan untuk produk pakaian remaja. Anda harus mencari blog atau website dengan niche remaja.

Selain fleksibel menentukan space iklan, anda juga bisa menentukan iklan sesuai budget yang dimiliki. Caranya mudah. Anda hanya perlu menyebutkan kemampuan budget iklan pada penawaran bagi publisher.

Lalu analisa hasil dari pemasangan iklan tersebut. Jika memang ada peningkatan konversi, tidak ada salahnya mempertahankan atau bahkan menambah budget iklan. Tapi jika hasilnya justru sebaliknya, menghentikan iklan adalah solusi terbaik. Sambil berfikir jenis iklan apa yang memang relevan untuk produk.

3. Relevan dengan Target Bisnis

Meski dengan biaya yang lebih fleksibel, nyatanya CPC mampu membantu meraih target penjualan. Ini dikarenakan salah satu kelebihan kerja CPC adalah mampu melihat respon dari visitors.

Respon ini meliputi berapa jumlah klik yang didapat, siapa saja yang mengklik iklan tersebut lengkap dengan spesifikasinya. Mulai dari usia, lokasi, hobi dan lain sebagainya. Termasuk juga informasi mengenai apa yang mereka lakukan di website marketing anda, hingga jumlah konversi yang didapat.

Dari sinilah CPC bisa diandalkan untuk mengejar target penjualan. Atau minimal bisa digunakan sebagai dasar bagi decision maker untuk mengambil keputusan terbaik mengenai arah bisnisnya.

4. Lebih Terukur

Kelebihan CPC yang jarang dimiliki jenis iklan lainnya adalah kemudahan mengukur. Kombinasi antara google analytic dan fitur google adsense bisa menjadi alat pengukuran yang baik untuk performa iklan.

Anda bisa mengetahui seberapa besar kinerja iklan dari banyaknya visitors yang masuk pada website official anda. Berapa yang hanya masuk, melihat-lihat, hingga melakukan pembelian.

Selain dari space iklan, anda juga bisa melihat traffic e-commerce secara organik. Yang datang langsung dengan mengetikkan kata kunci di search engine, visitors yang datang dari sosial media, dan lain sebagainya. Semua data ini bisa dimanfaatkan sebagai dasar untuk menentukan langkah marketing selanjutnya.

Perbedaan CPC Vs CPM: Mana yang Lebih Menguntungkan?

CPM atau cost per mille adalah iklan yang pembayarannya sesuai dengan jumlah 1.000 tayangan atau impressions. Terlepas apakah visitors mengklik ikan tersebut atau tidak, pembayaran tetap harus dilakukan. 

Iklan CPM ini biasanya dipasang pada website atau blog yang memilikk traffic tinggi. Untuk membuka peluang lebih besar dibuka oleh visitors. Publisher juga harus berfikir keras untuk menempatkan iklan agar lebih mudah untuk dibuka pengunjung.

Dibandingkan dengan CPC, CPM lebih banyak dimanfaatkan untuk bisnis kelas corporate. Selain harganya lebih mahal, resikonya juga cukup besar. Dimana advertiser tetap diharuskan membayar iklan meski tidak ada yang membuka sama sekali.

Banyak faktor yang menentukan banyaknya jumlah konversi dari CPM ini. Mulai dari posisi space iklan yang strategis, tingginya traffic, konten yang kreatif, Hingga besarnya biaya iklan yang harus dikeluarkan. Jika semua komponen ini dimaksimalkan, harapan konversi tinggi bisa saja terjadi.

Pertanyaan selanjutnya adalah, lebih baik memilih CPC atau CPM? Mengingat keduanya memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Jawabannya adalah tergantung kebutuhan.

Kalau anda belum pernah kampanye iklan di platform online, memilih CPC adalah pilihan paling bijak. Karena anda belum mengetahui bagaimana performa konten yang anda gunakan. Dengan CPC anda tidak perlu bertaruh banyak biaya untuk hasil yang belum pasti.

Tapi jika iklan platform online sering anda lakukan dengan konversi yang baik, maka CPM lebih disarankan. Karena anda sudah memiliki gambaran dari pengalaman sebelumnya. Kira-kira konten apa yang bisa digunakan untuk iklan. Tinggal adopsi saja konten tersebut untuk iklan CPM.

Tingkat keberhasilan CPM tergantung dari traffic website. Semakin tinggi traffic sebuah website atau blog, maka semakin tinggi pula tingkat konversinya. Maka carilah website atau blog dengan tingkat traffic yang tinggi. Ini akan lebih menguntungkan anda sebagai advertiser.

Kesimpulan

CPC atau cost per click adalah salah satu cara digital marketing yang bisa dilakukan untuk saat ini. Terutama bagi marketer dengan budget yang minim. Di sini marketer bisa melakukan kampanye iklan sesuai dengan budget yang dia miliki. Lalu mengevaluasi hasil kampanye dengan menggunakan Google analytic.

TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN ANDA! 🙏 Saya sangat senang bisa menyempatkan waktu di tengah kesibukan yang padat untuk membuat tutorial dan konten tentang digital marketing dan SEO—waktu yang sejujurnya sangat sulit saya temukan.

Membuat konten seperti ini seringkali tidak memungkinkan saya untuk menautkan ke afiliasi atau memonetisasinya jadi akan sangat berarti bagi saya dan Tim jika Anda bisa meninggalkan komentar di postingan saya sebagai respon terhadap artikel ini.

Alternatif lainnya, Anda dapat memberikan review bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ untuk halaman Google Bisnisku Marketing Online Indonesia.

Sekali lagi, terima kasih banyak atas dukungannya, dan saya berharap semua bisnis yang Anda jalankan saat ini berjalan dengan baik dan dalam penyertaan yang Maha Kuasa. Salam sukses untuk Anda semua!

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *