Cara Monetisasi Blog Ampuh yang Wajib Dicoba oleh Blogger

Tips dan Cara Untuk Monetisasi Blog Anda

Punya blog hanya sekedar untuk mengeluh dan curhat saja? Sekarang bukan waktunya lagi, karena dengan blog Anda bisa mendapat passive income yang menggiurkan. Inilah alasan mengapa Anda perlu tahu cara monetisasi blog.

Penghasilan blogger tidak main-main, dalam sebulan bisa mengantongi minimal 5 juta dari blog. Bukan hanya dari Adsense saja, tapi juga dari lomba blog, buzzer, content placement, media sosial, dan lain sebagainya.

Dan kabar baiknya lagi, jika blog dibuat dalam bentuk bahasa Inggris bisa lebih besar lagi, hingga mencapai 2 sampai 3 kali lipat dari blog berbahasa Indonesia.

Ubah Blog Menjadi Cash Flow

Ubah Blog Menjadi Cash Flow

Sedikit mengutip kata-kata dari banyak blogger yang sukses dengan penghasilan jutaan tiap bulan, bahwa ngeblog adalah cara sedekah ilmu. Jadi biarkan untuk berbagi pengalaman, ilmu, dan edukasi pada orang lain.

Dengan niat seperti ini, maka Anda harus terus mencoba membuat tulisan yang unik, menarik, dan enak dibaca, hingga akhirnya banyak disukai dan terus mendapat kunjungan dari warganet. Dari banyaknya visitors inilah akhirnya Anda bisa mengubah blog menjadi cash flow yang melimpah.

Kapan Blog Bisa dimonetisasi?

Lalu pertanyaannya adalah kapan blog bisa dimonetisasi? Tentu saja ketika telah banyak visitors yang mengunjungi blog tersebut. Meski tidak ada jumlah pasti terkait berapa minimal jumlah visitors agar blog bisa dimonetisasi. Namun Anda masih bisa mengeceknya di tools seperti Ahrefs, SEMrush, Ubersuggest, dan lain-lain.

Ketika Anda sudah mengetahui bahwa blog telah banyak mendapat visitors, tidak ada salahnya untuk menawarkan space iklan pada halaman konten di website tersebut. Jika belum diterima, maka teruslah membuat konten dan rajin mencari pengunjung.

Ketika ada penambahan visitors, coba tawarkan lagi, begitu seterusnya hingga akhirnya ada advertiser yang mau memasang iklan pada website yang Anda kelola.

Cara Monetisasi Blog

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memonetisasi blog, sebagian diantaranya adalah:

1. Income Dari Iklan (Google Ads, Banner Ads)

Monetisasi blog lewat ads di internet

Cara monetisasi blog yang pertama adalah dengan menyediakan space iklan pada halaman seperti dari banner Ads ataupun Google Ads.

Seperti namanya, yang dinamakan banner Ads adalah iklan berbentuk persegi panjang, biasanya ada di bagian atas, bawah, atau di samping sebuah situs dan akan tetap muncul selama pengunjung berinteraksi dengan situs.

Sedangkan Google Adsense adalah fitur iklan dari google yang akan menayangkan iklan dari advertiser sesuai dengan niche blognya.

Misalkan niche blog Anda tentang kesehatan, jika ada advertiser yang ingin beriklan terkait vitamin penambah daya tahan tubuh atau sejenisnya, maka google akan menyarankan untuk menempatkan pada blog Anda.

Baik banner ads ataupun Google Ads akan memberikan pendapatan iklan dan passive income pada blog Anda.

2. Publish dan Jual E-Book

Monetisasi blog Publish dan Jual EBook

Anda suka membuat dan menulis buku? Cobalah sesekali membuat e-book dan pasarkan melalui blog. Tidak harus selalu menulis yang rumit, karena Anda bisa menulis tips-tips sederhana tentang hobi dan pengalaman yang pernah Anda lakukan.

Misalkan bagaimana cara menghasilkan 5 konten blog dalam sehari, atau bagaimana cara menulis 5 ribu kata dalam sehari dengan mudah dan cepat, serta berbagai pengalaman lain terkait hobi atau apapun.

Belajarlah dari kesuksesan Brian Dean yang menjual e-book dan paket tentang teori SEO seharga $3.000 dalam satu paket. Anda juga bisa melakukannya sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

3. Jual Produk

Jual produk lewat toko online di blog anda

Inilah cara monetisasi blog yang paling banyak dilakukan, yaitu dengan menjual produk atau menjadikan blog sebagai toko online. Baik produk fisik maupun produk digital.

Agar toko online ini mudah ditemukan dan tinggi traffic, pastikan Anda telah mengoptimasinya dengan teknik SEO. Atau bisa juga menggunakan cara instan seperti google Ads agar bisa berada di halaman pertama mesin pencarian.

Produknya beragam, bisa produk Anda sendiri atau produk orang lain dengan sistim reseller atau dropshiper.

4. Tawarkan Konten Members-Only

Tawarkan Konten Members-Only

Ini biasanya website yang sering dimiliki oleh para akademisi atau penyedia jasa e-learning. Mereka menyediakan konten yang hanya bisa diakses oleh yang telah menjadi member saja dan untuk bisa menjadi member harus membayar dengan sejumlah uang.

Contoh saja blog yang menyediakan jurnal ilmiah online. Bukan jurnal biasa, melainkan jurnal yang ditulis oleh akademisi dengan kualitas baik yang banyak dicari oleh mahasiswa atau siapapun yang memerlukan rujukan untuk tugas akhir.

Pendaftaran member ini bisa menjadi ladang uang yang menggiurkan. Untuk bisa mempertahankan member lama dan menarik member baru, Anda harus sering mengupdate konten atau jurnal ilmiah terbaru.

5. Affiliate Marketing

Secara sederhana, yang dinamakan dengan affiliate marketing adalah salah satu teknik pemasaran dimana seorang pemilik blog akan mendapatkan komisi karena telah mempromosikan produk orang lain di blognya.

Cara monetisasi blog ini tidak jauh berbeda dengan seorang Selebgram, seleb TikTok, atau influencer lain yang mengendors produk atau layanan orang lain.

Bedanya, sistim pembayaran influencer dilakukan di awal sebelum promosi, sedangkan affiliate dibayar sesuai jumlah pembeli yang membeli lewat website milik affiliate tersebut, melalui sejumlah persentase dari harga produk sesuai kesepakatan.

6. Terima Donasi

Strategi monetisasi blog yang selanjutnya adalah membuka donasi untuk support konten kreatif seperti novel, foto, video, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan website, donasi bisa menjadi lebih mudah. Karena siapapun bisa berdonasi dengan pembayaran dalam berbagai bentuk. Bisa menggunakan e-money, transfer, Paypal dan lain sebagainya.

Seperti apa yang dilakukan oleh website patreon. Patreon adalah sebuah badan amal yang didirikan oleh Jack Conte yang berpusat di San Fransisco. Tujuannya adalah menggalang dana untuk memberikan gaji bulanan kepada seniman. Selain itu, juga memberi tambahan fasilitas ataupun hadiah agar mereka tetap terus berkarya.

Di sana ada seniman fotografi, videografer, YouTuber, penulis, dan lain sebagainya. Siapapun yang menggemari karya-karya mereka bisa mengirimkan donasi agar seniman-seniman member Patreon bisa terus berkarya.

7. Tawarkan Jasa Freelance Blogger Di Niche Anda

Anda memiliki kemampuan menulis yang baik? Atau memiliki pengalaman menjadi penulis konten dan copywriter? Cobalah menawarkan kemampuan menulis Anda pada pemilik blog lainnya.

Dengan cara membuka jasa script agency yang memproduksi artikel SEO atau tulisan lainnya yang diperlukan pelanggan. Anda bisa membuat landing page dengan contoh-contoh tulisan yang pernah dibuat.

8. Buat dan Jual Online Course

Buat dan Jual Online Course

Tidak hanya menjual buku saja, tapi Anda juga bisa menjual e-course di blog. Ini banyak dilakukan oleh industri pendidikan dan pelatihan secara online.

Satu gambaran saja, misalkan Anda seorang chef, atau memiliki usaha kuliner ayam goreng crispy dengan banyak cabang di beberapa daerah. Tidak ada salahnya menjual tutorial membuat ayam goreng crispy anti melempem dengan mudah dan bahan yang murah.

Atau misalkan Anda seorang fotografer yang telah memiliki banyak pengalaman. Menjadi fotografer mulai dari foto produk untuk pemasaran online hingga foto untuk wedding.

Ingin membuat video tutorial menggunakan kamera DSLR yang tepat, agar menghasilkan gambar yang optimal. Atau membuat foto kuliner yang instagramable hanya dengan menggunakan smartphone biasa. Anda bisa membuat kursus dengan video-video singkat, lalu menjualnya melalui blog atau website.

9. Publish Konten Dari Sponsor

Dan ini adalah cara monetisasi blog terakhir yaitu publish konten dari sponsor dengan menyediakan tempat publish konten dari blog orang lain. Biasanya dari sponsor, seperti menjual backlink, content placement, dan advertorial.

Jika authority dan traffic Anda sudah tinggi, Anda bisa menyediakan jasa backlink untuk website lain. Pemilik website akan mencari website seperti itu untuk meningkatkan peringkatnya di mesin pencarian. Ini juga bisa menjadi ladang pendapatan dari blog atau website.

Sedangkan content placement adalah menyediakan halaman untuk konten dari website orang lain, umumnya dari sponsor atau advertiser. Hal ini hampir mirip seperti Adsense.

Bedanya, kalau content placement bukan berbentuk video, gambar, atau banner iklan, melainkan berbentuk konten seperti artikel atau tulisan lainnya dari pihak advertiser.

10. Membuat Podcast

Jika Anda juga gemar berbicara dan rekaman ala-ala penyiar radio, mungkin cara monetisasi yang wajib dicoba adalah membuat podcast. Saat ini sudah banyak sekali orang yang gemar mendengarkan podcast dengan tema yang menarik. Membuat podcast akan mendatangkan listener dan viewer di blog dan siaran Anda. Memiliki audiens di platform podcast tentu akan membuat brand-brand yang sejalan dengan produk Anda untuk turut mensponsori setiap episodenya.

11. Menawarkan Konsultasi

Anda juga dapat menawarkan konsultasi mengenai tema yang Anda suka. Misalkan Anda menuliskan blog mengenai diet vegan dan juga memberikan resep-resep masakan vegan yang enak kepada pembaca Anda, tidak ada salahnya untuk membuka layanan konsultasi bagi pembaca blog Anda yang ingin mencoba diet vegan.

Penutup

Website atau blog seperti layaknya kantor atau toko online yang bisa digunakan untuk menghasilkan banyak uang. Dari blog ini Anda bisa mendapatkan passive income dengan banyak cara. Pilihlah cara monetisasi blog sesuai dengan hobi dan kemampuan yang dimiliki! Salam sukses!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.