Penggunaan Hashtag Pada URL: Apa Pengaruh dan Fungsinya untuk SEO?

  • SEO
Penggunaan Hashtag Pada URL Apa Pengaruh dan Fungsinya untuk SEO

Sebagai penggiat SEO dan web development, Anda pasti pernah melihat URL-URL yang mengandung simbol tagar, atau yang populer kita kenal dengan sebutan hashtag (#). Namun, apakah Anda tahu apa manfaat penggunaan hashtag pada URL? Lalu, bagaimana dengan pengaruhnya terhadap SEO? Yuk, simak bahasannya lebih lanjut

Hashtag Pada URL Berfungsi Sebagai Fragment Identifier

Berbeda dengan fungsinya pada media sosial, hashtag pada URL tidak berfungsi sebagai pengindeks topik pembicaraan. Fungsi utama penggunaan hashtag pada URL adalah sebagai fragment identifier atau sering juga kita kenal sebagai anchor tag. Sesuai dengan namanya, tujuan penggunaan hashtag adalah sebagai alat identifikasi fragmen atau bagian tertentu dari sebuah laman website. Sehingga, ketika suatu URL mengandung hashtag, browser akan membaca bagian yang ingin dituju dan menampilkan lokasi yang dimaksud pada konten.

Cara Web Server dan Mesin Pencari Memproses Hashtag pada URL

Mari kita ambil contoh URL yang mengandung fragment identifier.

  • www.contoh.com/huruf.html#abc
  • www.contoh.com/huruf.html#def

Secara default, fragment identifier ini hanya akan dibaca dan diproses oleh browser yang pengunjung gunakan. Browser tidak akan meneruskan informasi ini ke remote web server. Sehingga, web server akan menganggap pengunjung sedang berusaha mengakses dokumen yang sama meskipun tautannya memiliki fragment identifier yang berbeda.

Menyambung poin sebelumnya, mesin pencari seperti Google pun memproses fragments dengan cara yang serupa. SERP Google tidak akan menampilkan dua hasil pencarian yang berbeda hanya karena URL-URL pada contoh memiliki hashtag identifier. Melainkan, Google hanya akan menampilkan satu hasil pencarian. Kenapa? Karena URL-URL pada contoh ujung-ujungnya mengarah pada satu laman website yang sama, yaitu laman dengan URL

www.contoh.com/huruf.html.

Jadi, Anda harus menghindari penggunaan fragments apabila Anda bermaksud mengarahkan Google untuk melakukan crawling dan mengindeks dua laman website yang berbeda. Cara terbaik yang dapat Anda lakukan adalah tetap dengan menggunakan dua URL yang berbeda tanpa menggunakan fragment.

Berkenalan Hashbang: Modifikasi Fungsi Hashtag pada URL

Sampai di sini mungkin Anda bertanya-tanya, lalu apa gunanya membubuhkan tanda tagar pada URL kalau mesin pencari tidak dapat membaca dan tidak ada pengaruhnya terhadap SEO? Seiring dengan berkembangnya fungsionalitas website dan aplikasi web, tanda tagar mendapatkan fungsi baru pada URL. Pada situs-situs dengan aplikasi AJAX, tanda tagar pada URL dapat menambahkan fungsi-fungsi dinamis pada suatu halaman website tanpa memerlukan refresh. Javascript lah yang kemudian berperan dalam memproses fragmentfragment yang telah Anda definisikan pada URL ini. Namun, yang perlu Anda ketahui dan ingat adalah terdapat variasi penggunaan hashtag pada URL untuk tujuan di atas. Google telah mengembangkan suatu syntax yang dikenal sebagai hash bang.

Hash bang merupakan modifikati dari hashtag dengan menambahkan tanda seru setelah tanda tagar pada URL. Dengan meletakkan hash bang pada URL, kita berusaha untuk memberi sinyal kepada Google bahwa fragmentfragment yang kita definisikan pada URL tidak berfungsi sebagai fungsi scrolling biasa. Melainkan, fragment tersebut berisi instruksi untuk memproses variasi konten yang berbeda. Oleh karena itu, Google juga harus melakukan proses crawling dan indexing yang berbeda pula bagi variasi-variasi konten ini. Contoh URL yang memanfaatkan fitur hashbang adalah sebagai berikut:

  • www.contoh.com/huruf.html#!abc
  • www.contoh.com/huruf.html#!def

Mempermudah Pengunjung Mengakses Konten Dengan Hashbang

Ketika Anda merancang sebuah konten, tentu tidak mudah untuk secara langsung atau instan menyediakan jawaban atas pertanyaan pengunjung. Hash URL, alias URL yang mengandung hash bang, akan membantu mengirimkan sinyal kepada Google untuk secara otomatis menampilkan konten yang dicari oleh pengunjung. Hal ini kemudian akan memperbesar kemungkinan pengunjung menghabiskan waktu lebih lama pada laman website Anda. Dalam kaitannya dengan SEO, Anda telah berhasil memperkecil bounce rate dengan menyajikan jawaban yang pengunjung cari secara instan.

Peran Lain Hashbang URL Dalam Meningkatkan Performa SEO

Pada poin sebelumnya, Anda telah mengetahui bahwa hash URL dapat membantu menurunkan bounce rate karena dapat mengirim sinyal kepada mesin pencari untuk menampilkan konten yang dapat langsung menjawab search intent pengguna. Tentu saja, hal ini akan berpengaruh baik pada performa SEO website Anda. Lalu, apakah ada manfaat lainnya? Tentu saja. Penggunaan URL yang mengandung hash bang akan membantu meningkatkan peringkat suatu laman website. Hal tersebut karena mesin pencari seperti Google akan membaca bahwa ada banyak tautan-tautan lain yang mengarah dan menargetkan URL utama.

Anda tentu saja ingin mengetahui performa dari laman-laman website Anda setelah menambahkan hash bang URL. Oleh karena itu, hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk Anda ingat adalah pengaturan Google Analytics untuk melakukan tracking atas fragment link pada semua laman website Anda.

Apabila Anda tidak menggunakan syntax hash bang ini, maka Google Analytics bisa saja tidak dapat membaca dan memantau klik yang didapatkan oleh tautan-tautan berfragmen di laman website Anda. Sebagai imbasnya, performa yang terekam dalam laporan Google Analytics atas website Anda menjadi tidak menyeluruh. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan lebih dulu bahwa tracking oleh Google Analytics telah bekerja dengan memberikan struktur pada konten dengan URL yang berbeda-beda atau konfigurasi kode-kode pada Google Analytics Anda untuk bisa memantau dan menghitung klik-klik yang didapatkan oleh fragments

Penulis: Septi Liberty
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *