Definisi dan Perbedaan Hosting dan Domain yang Sering Tertukar!

membeli hosting domain

Sekitar 25 (dua puluh lima) tahun yang lalu, Berners Lee telah menjadi pelopor pertama mempublikasikan server website untuk dapat diakses oleh masyarat dunia. Berners Lee memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk memberikan inovasi baru terhadap bidang pembelajaran fisika di seluruh dunia lewat website yang mereka bangun. Pada website tersebut, dari seluruh ahli fisika penjuru dunia bisa saling berbagi informasi dan berkomunikasi. Karena hal ini, tak bisa kita pungkiri jika kehadiran perangkat teknologi dan internet merubah segalanya, termasuk bagaimana dan di mana sebuah perusahaan atau bahkan perseorangan ingin memperkenalkan identitas diri secara profesional.

Website merupakan salah satu media yang paling populer digunakan. Website dapat disusun dengan berisikan bermacam-macam konten, mulai dari teks, gambar, video, gif, dan lainnya , yang sesuai untuk merepresentasikan image perusahaan atau personal pemilik. 

Banyak sekali cara yang bisa dimanfaatkan untuk membuat sebuah website sesuai keinginan dan tujuan, bisa mulai dengan menggunakan software membuat website yang gratis sampai dengan yang berbayar juga ada. Tentunya dapat dipilih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda ya, supaya lebih efektif.  

Apapun tujuan dari pembuatan website Anda, Anda harus memahami dua istilah penting yang kerap hadir, yaitu hosting dan domain. Kedua bagian ini memiliki peran yang berbeda dan saling mendukung satu sama lain. 

Hosting dan domain, Tak asing didengar bukan ? Tapi, tunggu dulu, simak lebih lanjut penjelasan pada artikel di bawah ini,  pastikan Anda paham betul perbedaannya.

Apa itu Hosting ?

Ketika Anda ingin membangun sebuah rumah, Anda pasti memerlukan lahan tanah untuk mendirikannya. Nah, Hosting ini merupakan lahan tanah untuk anda membangun website. Ini merupakan persiapan penting yang harus anda perhatikan. 

Dengan menentukan layanan Hosting untuk mengaktifkan website Anda, orang lain akan bisa mengakses dan mengunjungi website Anda kapan pun melalui internet. Biasanya Anda harus membayar langganan dengan tarif paket tertentu untuk memakai jasa hosting tersebut sesuai kebutuhan Anda, bisa per bulan atau pun per tahun. 

Ketika website Anda diakses, web hosting akan berperan untuk mengirimkan semua data sesuai nama domain yang diperlukan untuk menampilkan website yang diminta. Wujud fisik dari hosting dikenal dengan nama server. 

Jenis Hosting yang Anda Bisa Gunakan

Shared Hosting

Bagi Anda pemula, pemilik usaha sederhana atau hanya untuk tujuan personal dalam lingkup kecil, disarankan untuk menggunakan paket Shared Hosting ini saja. Hosting ini memiliki harga yang cukup relatif murah dan akan dibantu admin hosting untuk mengelolanya. Pada variasi hosting ini, Anda akan berbagi kuota server dengan data website lain yang tersimpan dalam satu server fisik.  

VPS Hosting

Pada VPS hosting ini, Anda tidak akan terpengaruh dengan aktivitas data website orang lain yang berbagi kuota server dengan Anda, karena walaupun berada dalam satu lokasi server yang sama, si pengelola hosting sudah memetakan lokasi-lokasi sesuai hosting. Variasi hosting ini memiliki rata-rata harga yang lebih tinggi daripada shared hosting.

Cloud Hosting

Jika Anda memilih tipe hosting ini, Anda akan mendapatkan kuota server dan alamat IP khusus yang mana bisa anda atur pemrograman backend-nya sesuai dengan keinginan. Pada Cloud Hosting ini, Anda akan mengalami sedikit downtime, karena ketika satu server error, Anda akan otomatis teralokasi ke server lain. Maka harga hosting ini relatif lebih mahal dibandingkan dengan variasi hosting lainnya. 

WordPress Hosting

Hampir mirip dengan variasi shared hosting cara kerjanya, hanya saja ini menggunakan server dari website khusus, yaitu WordPress. Server di sini dipersiapkan untuk bisa langsung digunakan bagi Anda dengan mudah. Website akan berjalan lebih cepat, karena server WordPress yang sudah dibangun dan dikelola dengan stabil. Pada variasi hosting ini, jika ada kendala, Anda memiliki tim support teknis yang akan dengan sigap membantu. 

Apa itu Domain ? 

Jika Hosting adalah lahan tanah untuk membangun rumah, maka Domain adalah rumah itu sendiri yang akan dibangun. Domain biasanya tersusun dari huruf atau kata-kata. Dengan adanya domain, pengunjung website Anda tidak perlu kesulitan ketika mau berkunjung ke rumah online atau website Anda, tidak perlu menghafalkan IP address , melainkan tinggal mengetikkan nama domain yang sudah Anda buat.  

Anda harus melakukan pendaftaran dahulu sebelum menetapkan domain tersebut sebagai alamat website Anda. Memastikan agar alamat tersebut belum pernah ada yang gunakan atau sudah terdaftar secara resmi.  

Perbedaan Hosting dan Domain

  • Selalu ingat bahwa hosting dan domain memiliki fungsi yang sangat berbeda. Hosting memiliki fungsi untuk menyimpan data website yang saling terhubung, sedangkan Domain memiliki fungsi untuk memberikan akses yang mudah menuju suatu website. Mereka berbeda, tetapi memiliki hubungan yang sangat dekat dan saling mendukung. 
  • Sebuah hosting dapat disimpan dalam bentuk sebuah server fisik yang sangat besar, misalnya seperti hard disk, RAM, dan lainnya. Sedangkan domain bentuknya tersusun dari huruf-huruf URL sebuah website dan memiliki kode kepemilikan khusus, misalnya seperti .com, .id, .ac, dan lainnya. 
  • Hosting memiliki peran penting dalam menjaga atau mengelola kestabilan sebuah website ketika sednag diakses. Sedangkan Domain tidak memiliki pengaruh terhadap proses berjalannya website. 

Jika Anda sudah mengerti perbedaan antara Hosting dan Domain, Anda sudah siap untuk membuat website impian Anda. Selalu ingat ya kalau Hosting dan Domain adalah dua sejoli pada website Anda yang tidak dapat terpisahkan.  Maka dari itu, jangan sampai tertukar lagi ya! ^^

Penulis : Margaretta Riri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *