Panduan Lengkap Memilih Layanan Hosting Provider Untuk Website

sebutkan beberapa faktor pertimbangan dalam memilih layanan hosting

Memilih perusahaan hosting provider atau penyedia hosting adalah salah satu keputusan terpenting yang akan Anda buat untuk masa depan situs web Anda. Akan tetapi, saat mencari web hosting terbaik untuk website Anda, Anda akan dibombardir dengan istilah dan fitur yang tidak ramah di telinga Anda dan sangat jarang didengar dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, lewat artikel ini kami akan menjelaskan beberapa hal penting yang harus dicari saat membeli paket web hosting baru, serta istilah yang digunakan dari FTP hingga soal backup. 

11 Faktor Pertimbangan dalam Memilih Layanan Hosting Terbaik di Indonesia

Langsung saja, berikut ini adalah 11 kriteria penting untuk dipertimbangkan saat akan menentukan pilihan Anda dalam mencari perusahaan layanan hosting yang baik:

1. Menawarkan Website Builder

Saat ini, perusahaan hosting menyediakan semua tools tambahan yang mungkin Anda butuhkan untuk membangun situs website yang baik untuk seorang pemula atau ahli coding sekalipun. Dan jika Anda mencari website hosting provider, carilah yang memiliki fitur web builder modern dalam paket yang ditawarkan. Web builder modern saat ini sudah mengutamakan kenyamanan usernya dengan menyediakan drag and drop editor pada tampilan website, sehingga user menjadi lebih terbantu. 

Perlu diingat bahwa saat ini sudah banyak web builder dengan fitur drag and drop, seperti Wix, Squarespace, Shopify atau Weebly, bersifat eksklusif. Mereka secara teknis bukan perusahaan hosting web dalam pengertian tradisional. Dan penggunaan platform web builder ini, Anda akan sangat mudah membuat desain website karena hanya tinggal drag and drop saja, akan tetapi hampir semua platform akan membatasi fitur-fitur lainnya dan mengaruskan Anda membayar beberapa biaya ekstra lainnya. Contohnya seperti biaya berlangganan hosting tiap bulan, biaya per transaksi untuk e-commerce website, dan lainnya.

Kurangnya fleksibilitas ini dapat merugikan jika Anda ingin menambahkan banyak fitur di dalamnya. Mengapa demikian? Karena website builder pada dasarnya bukan open source software yang bisa diakses gratis dan jika Anda butuh fitur lainnya, biasanya akan ada biaya tambahan.

Namun, jika Anda memiliki budget yang tinggi dan mampu membayar biaya tambahan, akan lebih baik menggunakan website builder yang memang sudah sangat baik untuk platform e-commerce, seperti Shopify dan Wix. Dan sebaliknya, jika Anda memiliki keterbatasan soal budget dan ingin membangun semuanya sendiri, Anda bisa mulai mencari hosting provider yang bisa membantu menginstall WordPress di dalamnya.

2. SSD (Solid States Drive) untuk performa kecepatan

Carilan hosting provider yang menawarkan teknologi SSD. SSD (Solid States Drives) adalah sebuah teknologi penyimpanan modern saat ini. Keuntungan memiliki SSD adalah sangat kinerja hosting akan makin cepat dibandingkan HDD. Hampir semua laptop keluaran terbaru saat ini memuliki teknologi SSD. Yang perlu Anda ketahui adalah teknologi SSD lebih mahal daripada HDD standar. SSD jauh lebih cepat daripada drive disk tradisional, dan lebih andal, serta menggunakan lebih sedikit daya.

3. Ketersediaan Bandwidth

Bandwidth adalah jumlah dan kualitas lalu lintas dan data yang dapat melakukan perjalanan dan transfer data antara situs Anda, pengguna, dan internet. Setiap perusahaan hosting akan menawarkan tingkat bandwidth yang berbeda-beda. Dalam memilih hosting provider, baiknya juga memperhatikan jumlah kapasitas bandwidth yang ditawarkan. Semakin tinggi kapasitas bandwidth semakin baik dan biasanya memiliki jaringan, koneksi, dan sistem yang baik pula.

Jika perusahaan Anda memiliki kurang dari 5.000 pengunjung tiap bulannya, Anda tidak perlu khawatir tentang bandwidth. Sebagian besar perusahaan hosting besar akan memberi Anda semua bandwidth yang Anda butuhkan di paket hosting termurah mereka. Akan tetapi, jika website Anda dikunjungi oleh lebih dari 5000 pengunjung tiap harinya, sebaiknya memilih hosting provider yang menawarkan paket bandwidth yang baik. 

4. Kapasitas Penyimpanan (Storage)

Dalam memilih hosting provider, Anda tentu juga harus memperhatikan kapasitas penyimpanan yang ditawarkan (storage). Karena ibarat seperti memory handphone Anda, setiap kali Anda mengambil foto atau video, storage akan berkurang dan bisa menjadi penuh sehingga Anda perlu membeli storage lagi. Saat ini sudah hampir sebagian besar hosting provider menawarkan unlimited storage (kapasitas penyimpanan tidak terbatas). 

Namun, let’s get real, pasti ada saja batasannya. Dan memang tidak dipungkiri, biasanya untuk sebagian besar situs web bisnis kecil, paket hosting dengan biaya yang murah adalah paket yang paling banyak dicari dan terdengar sebagai penawaran yang menarik. Apalagi jika website Anda tidak mengadung konten-konten yang berat, seperti video atau file di situs web Anda. Untuk sekadar estimasi, website kecil biasanya hanya membutuhkan kapasitas di bawah 1 GB. 

5. Skalabilitas (Scalability)

Selanjutnya, dalam memilih hosting provider, Anda juga harus melihat dalam aspek skalabilitasnya. Apa itu skalabilitas? Skalabilitas adalah sebuah kemampuan dimana sebuah sistem atau jaringan atau proses dapat menangani aktivitas kerja seperti biasa ketika ada penambahan beban kerja di dalamnya. Skalabilitas sangat penting karena dua alasan, yaitu pertama, untuk memulai, situs web Anda harus mampu menangani lonjakan besar dalam jumlah pengunjung. Kedua, Anda memerlukan penyedia hosting dengan siapa Anda dapat tumbuh secara organik sebagai partner bisnis Anda dan, sebagai hasilnya, lalu lintas web tumbuh. Saat memilih penyedia hosting, pertimbangkan betapa mudahnya melakukan upgrade jika perlu.

Misalnya pada tahun pertama Anda membuat website e-commerce untuk berjualan baju. Dan pada 6 bulan pertama Anda hanya fokus untuk branding dan trafik tidak begitu banyak. Mungkin hanya 10 orang tiap harinya yang mengunjungi website Anda. Namun, pada bulan ke-7, Anda memutuskan untuk memulai kampanye marketing automation, dan mungkin menerapkan strategi SEO. Hal ini mengakibatkan pengunjung website Anda menjadi sangat banyak tiap harinya dan Anda pun harus mengupgrade paket berlangganan hosting Anda. Jika sebelumnya hanya di shared server, mungkin Anda bisa mempertimbangkan VPS (Virtual Private Server) agar website tidak lamban dan tidak down saat banyaknya pengunjung. 

6. Aspek Ketersediaan (Availability)

Saat Anda mendaftar untuk hosting, Anda akan diberikan akses menuju control panel (CPanel) atau panel kontrol di mana Anda dapat mengelola akun hosting Anda. FTP (File Transfer Protocol) akses ke file Anda juga sangat diperlukan. FTP adalah metode yang paling umum digunakan untuk mentransfer halaman web Anda dan file lain dari komputer Anda ke komputer host web tempat file akan di-host. Maka dari itu, cobalah cari penyedia hosting yang menyediakan pengelola file online agar Anda dapat melakukan update darimanapun Anda berada.

7. Keamanan

Carilah perusahaan penyedia layanan hosting yang menyediakan fitur keamanan yang memadai.Penyedia hosting yang baik biasanya sudah menyertakan berbagai fitur keamanan, dan Anda harus memutuskan mana yang penting bagi Anda berdasarkan jenis situs web yang ingin Anda luncurkan. Paling tidak, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki akses ke tools untuk pencegahan spam, seperti SpamAssassin, Spam Experts, Spam Hammer, dan lainnya.

Pastikan juga bahwa hosting provider Anda menawarkan sertifikat SSL. Karena sertifikan SSL dapat membantu meningkatkan skor kepercayaan situs web Anda. Jika penyedia hosting Anda tidak menawarkan sertifikat SSL gratis, Anda bisa juga langsung menginstal plugin WordPress, seperti Let’s Encrypt sebagai alternatif.

Terakhir, jika Anda berniat untuk membuat website e-commerce dimana Anda akan melakukan transaksi keuangan berupa jual beli di situs web Anda, Anda perlu mencari solusi untuk membantu mengurangi DDoS attack dengan menggunakan solusi populer seperti SiteLock dan CloudFlare.

8. Layanan Bantuan (Support)

Ketika ada kesulitan teknis, Anda tentu akan memerlukan bantuan support team sesegera mungkin. Jika terjadi kesalahan, penyedia hosting yang baik akan memberi Anda dukungan 24/7 sehingga bisnis Anda dapat kembali online sesegera mungkin. 

Maka dari itu, pastikan bahwa Anda memilih hosting provider yang menawarkan layanan bantuan ini. Hal ini sangat penting terutama jika Anda bukanlah orang yang terlalu teknikal. Penyedia hosting website yang baik biasanya menginformasikan beberapa cara untuk menghubungi mereka, yaitu lewat email, live chat, WhatsApp ataupun telepon.

9. Garansi Uptime dalam Service Level Agreement (SLA)

SLA (Service Level Agreement) adalah penjanjian antara penyedia hosting website kepada konsumennya. Biasanya penyedia layanan hosting ini menggaransikan uptime 99%. Ini artinya, dalam setahun akan ada downtime selama 3,5 hari. Ada juga web hosting yang menawarkan waktu uptime 99.99% dimana artinya akan ada waktu downtime kurang dari satu jam. Dan untuk paket hosting paling mahal yang biasanya ditawarkan, penyedia layanan hosting menjamin 99,99999% uptime, dimana hanya akan waktu downtime selama maksimal 5 menit dalam setahun.

ilustrasi Service Level Agreement

Apakah ada yang menjamin 100% waktu uptime? Saya kurang yakin penyedia layanan hosting yang beretika dapat menjamin 100% uptime. Mengapa demikian? Karena 0.00001 persennya adalah waktu peliharaan server (server maintenance).

10. Lokasi Server

Semakin dekat pusat data dengan keberadaan pengunjung Anda, semakin cepat halaman website biasanya dimuat. Jika Anda mengantisipasi bahwa semua pengunjung Anda akan datang dari satu lokasi, akan lebih baik untuk memilih penyedia hosting dengan pusat data terdekat. Misalnya untuk website Marketing Online Indonesia ini, karena tujuan saya adalah untuk visitor asal Indonesia, maka saya memilih penyedia layanan web hosting yang juga berada di Indonesia.

Bagaimana jika hosting provider yang saya inginkan tidak berada di lokasi yang sama dengan audiens saya? Anda tidak perlu khawatir, karena Anda dapat membeli paket hosting web yang menyertakan opsi untuk menggunakan CDN (Content Delivery Network).

Ketika situs web Anda diakses dari wilayah tertentu, CDN akan meng-host salinan halaman serta konten statis. Caching, seperti diketahui, berarti pengunjung website Anda akan selalu mendapatkan data dari server yang paling dekat dengan lokasinya.

11. Layanan Backup

Backup adalah layanan yang amat sangat penting yang harus Anda harapkan dari penyedia hosting Anda. Tidak semua perusahaan hosting menyertakan layanan ini sebagai bagian dari paket berlangganan, maka dari itu Anda harus menanyakan hal ini sebelum memutuskan untuk membeli paket berlangganan. 

Biasanya, penyedia layanan hosting akan mem-backup website Anda tiap hari secara otomatis dan disimpan selama 7 hari. Hal ini memungkinkan Anda dapat memulihkan situs website Anda kapanpun Anda mau jika diperlukan. 

Biasanya, backup mencakup file situs web (statis) dan database (dinamis). Backupsitus web Anda mungkin diperlukan karena berbagai alasan, contohnya jika terjadi kebakaran di pusat data, peretasan, kesalahan manusia, dan kegagalan komponen website saat ter-upgrade. Anda juga dapat mem-backup file Anda ke pihak ketiga (seperti Google Drive) atau secara lokal di komputer Anda.

12. Budget

Ketika Anda mencari penyedia layanan web hosting, pastikan untuk selalu menyesuaikan dengan budget yang Anda punya. Beberapa layanan hosting kini menyediakan paket harga yang sangat fleksibel dengan fitur-fitur yang ditawarkan. Dari paket berlangganan dasar dengan fitur sederhana, sampai paket berlangganan hosting per 2 atau 3 tahun dengan menawarkan diskon besar-besaran. 

Belajar dari pengalaman, sebaiknya jangan selalu memilih layanan hosting murah karena biasanya fiturnya terlalu terbatas. Ada harga, ada barang! Mungkin jika Anda masih pemula dan masih terkendala soal biaya berlangganan hosting, Anda tentu dapat mencoba membangun website dan meng-hostingnya di penyedia hosting yang menawarkan harga murah. Namun, jika lalu lintas website Anda sudah tinggi, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan penyedia layanan hosting premium.

Pro Tip: Anda perlu mengingat bahwa membayar layanan web hosting adalah salah satu bentuk investasi untuk apapun usaha Anda. 

13. Reputasi Perusahaan

Reputasi perusahaan penyedia layanan hosting adalah hal yang harus Anda cek sebelum membayar paket layanan hosting yang mereka sediakan. Cobalah main ke website mereka dan lihat sekilas apakah tampilan website mereka terlihat baik. Cek juga review perusahaan mereka secara online lewat ulasan di Google My Business atau lewat platform e-reputation untuk melihat sentimen mengenai perusahaan mereka. Jika banyak ulasan positif, tentu saja perusahaan penyedia jasa hostingan tersebut layak dipilih.

Baca juga: Berikut Cara Efektif Mengukur Reputasi Online Brand Anda

5 Rekomendasi Perusahaan Hosting Terbaik di Indonesia

Lewat pengalaman nyata yang sudah kami alami, berikut ini adalah beberapa perusahaan penyedia layanan hosting provider terbaik di Indonesia. Rekomendasi ini kami tulis nyata berdasarkan pengalaman kami menggunakan web hosting dari provider langsung.

1. Niagahoster

Unlimited hosting Niagahoster uptime 99.91%

Niagahoster adalah web hosting yang saya sangat rekomendasikan jika Anda akan membangun website. Mereka menawarkan paket unlimited hosting yang sangat fleksibel harganya dan sangat cocok untuk usaha kecil, menengah, hingga skala entreprise. Layanan customer service dan support mereka juga sangat baik dalam merespon pertanyaan atau permintaan pelanggan. Kami sendiri di marketingonline.id menggunakan Niagahoster sebagai penyedia layanan hosting website kami ketika IDWebHost (nomor 5) tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan web hosting kami. Untuk waktu Uptime Niagahoster sendiri cukup tinggi, yaitu 99.91% dan mereka tentu memiliki server di Indonesia dan berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia. Baca review lengkap Niagahoster di sini.

2. Hostinger

Unlimited webhosting Hostinger International Indonesia

Selain Niagahoster, penyedia hosting yang saya bisa rekomendasikan adalah Hostinger dengan uptime 99.90%. Fun fact yang jarang orang lain tahu adalah Hostinger International adalah perusahaan induk yang juga menaugi Niagahoster. Tidak heran mengapa Niagahoster (posisi pertama) bisa memberikan pelayanan yang cukup baik bagi pelanggan mereka, karena induk perusahaannya juga memiliki culture yang cukup baik dan ini tercermin dari simplicity mereka dan layanan yang Hostinger berikan. Mengapa saya membuat Hostinger di peringkat kedua? Sederhananya karena market Hostinger ini lebih kepada banyak negara, dan tidak spesifik ke Indonesia saja. Namun, meskipun mereka juga menggunakan Bahasa Indonesia dalam berinteraksi, layanan Hostinger ini lebih dominan menggunakan Bahasa Inggris. Ingat, secanggih dan sebaik apapun layanan, jika Anda tidak bisa berkomunikasi dengan efektif, tentu akan terjadi banyak masalah.

3. StablePoint

StablePoint Web Hosting Unlimited 99.95% uptime

Untuk beberapa website klien kami yang memang memiliki audiens di Indonesia dan di luar Indonesia, tentu kami harus beradaptasi dengan memilih perusahaan hosting yang berada di lokasi sesuai audiens berada. Karena pertimbangan ini, kami memilih StablePoint sebagai salah satu perushaan hosting yang dapat kami andalkan. StablePoint sendiri memiliki layanan pelanggan yang sangat baik dan selalu responsif jika dibutuhkan bantuannya. Jika Anda memiliki klien yang membutuhkan server di luar Indonesia, Anda tentu dapat menggunakan StablePoint sebagai solusi, karena uptime mereka juga sangat tinggi, yaitu 99.95%.

4. Verpex

Verpex Uptime 99.59%

Selain StablePoint, ada juga Verpex yang biasanya kami gunakan untuk website klien yang memiliki audiens di luar Indonesia. Layanan hosting Verpex sangat stabil dengan uptime sebesar 99.50%. Sama seperti Niagahoster, Verpex memiliki customer support yang sangat siap tanggap untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan.

5. IDWebHost

Idwebhost hosting murah indonesia

Saat marketingonline.id dibagun, kami mencoba untuk mencari solusi hosting murah dan ini kami dapatkan dari IDWebhost. Jika Anda adalah website kecil dan baru saja memulai, akan lebih baik untuk mengalokasikan dana dengan baik dan memilih IDWebHost. Saya sangat menyarankan hal ini jika Anda memang hanya ingin membangun website 10-15 halaman saja tanpa banyak konten berat di dalamnya. Jika kebutuhan website Anda belum banyak, Anda bisa mencoba cek paket harga IDWebHost. Meskipun saat ini interface IdWebHost masih ketinggalan jauh dengan layanan hosting lainnya yang saya sebutkan di atas, faktor positifnya adalah IDWebHost juga memiliki layanan pelanggan yang sangat baik yang selalu mengecek kondisi customer mereka secara personal dan uptime sebesar 99.90%.

Kesimpulan

Demikian beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam memilih layanan hosting provider yang dapat kami sarankan bagi Anda. Kami berharap panduan memilih hosting terbaik ini dapat memberikan masukan yang berarti bagi Anda yang tidak begitu teknikal dalam memahami istilah yang biasanya digunakan. Adapun dari pengalaman saya pribadi atau pengalaman klien yang saya bantu, masalah yang ada biasanya terletak pada komunikasi antara CS dan pelanggan. Namun, untuk kelima penyedia layanan hosting di atas, mereka benar-benar memiliki customer support yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *