Panduan Lengkap CTR dan 15 Cara Meningkatkannya

pengertian ctr

Dunia digital sedang di atas angin! Bagaimana tidak? Segala aktivitas yang biasanya dilakukan dengan proses yang panjang kini dapat terjadi secara instan! Mesin pencari seperti Google, Yahoo!, dan lain sebagainya menjadi teman akrab yang seringkali membantu kita untuk mencari jawaban dari setiap pertanyaan. Apabila Anda mengelola sebuah bisnis dan ingin melakukan digital marketing, maka Anda tidak boleh ketinggalan untuk lebih mengenal CTR!

Apa Itu CTR?

CTR adalah click through rate, yang berarti rasio jumlah klik yang bersumber dari hasil pencarian organik terhadap jumlah berapa kali munculnya website Anda di halaman hasil pencarian (impression).

Ketika seseorang mencari sesuatu di mesin pencari seperti Google, ia nantinya akan mendapatkan banyak link website sebagai jawabannya dan akan mengklik salah satunya. Data inilah yang akan menjadi tolok ukur dan menghasilkan besaran CTR.

Mengapa CTR Penting Bagi Website Anda? 

CTR adalah salah satu hal yang penting dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas website maupun iklan Anda. Berikut ini adalah beberapa alasannya.

1. Berguna Untuk Analisis Iklan Online 

Angka yang muncul sebagai hasil dari penghitungan CTR dapat menjadi pertimbangan dan bahan analisis iklan online website Anda. Hal ini dapat membantu Anda untuk memutuskan rencana iklan ataupun konten website selanjutnya.

2. Membuat Iklan/ Website Anda Lebih Relevan Bagi Mesin Pencari

Ketika seseorang mengklik satu link website dalam halaman pertama hasil pencarian, hal itu menunjukkan bahwa website yang dia pilih adalah website yang paling relevan dengan keyword yang dia inginkan. Maka dari itu, CTR yang tinggi akan menjadi salah satu faktor bagi mesin pencari untuk menempatkan iklan maupun website Anda terlihat di halaman pertama hasil mesin pencari.

3. Meningkatkan Iklan Media Sosial Bagi Website Anda

Apakah Anda sering melihat followers Anda membagikan link atau promosi atau konten lainnya di media sosial? Jika iya, followers Anda tersebut sedang melakukan promosi secara gratis. Dari beberapa followers yang melihat aktivitas itu, pasti ada beberapa orang yang akan ikut mengklik link yang dibagikan tersebut.

Dengan demikian, impression pun akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya promosi yang dilakukan di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Kemudian, Impression yang meningkat akan meningkatkan jumlah klik yang pada akhirnya juga akan meningkatkan CTR website atau iklan Anda.

4. Menunjukkan Bahwa Audiens Anda Menanggapi Isi Website

Impression yang tinggi memang tidak akan membuat Anda tahu apakah iklan atau website Anda sudah cukup efektif untuk membuat audiens Anda tertarik untuk menjadi customer.

CTR di sini memperlihatkan engagement tersebut. Karena audiens yang tertarik untuk menjadi customer pastinya akan mengklik iklan maupun tautan website Anda dan akan menghubungi Anda, baik lewat media sosial, email, maupun kolom komentar yang tersedia di website Anda.

5. Mempengaruhi Strategi SEO Website Anda

 Hasil CTR dapat menunjukkan apakah keyword dan konten website Anda sudah cukup baik untuk strategi SEO Website Anda. Seperti halnya analisis iklan yang sebelumnya sudah dibahas, CTR dapat membantu website Anda agar dapat mencapai peringkat atas di halaman utama hasil mesin pencarian.

Apabila ternyata Anda mendapatkan hasil CTR rendah, kemungkinan Anda harus mengevaluasi strategi SEO yang Anda gunakan, keyword yang Anda pilih untuk konten website Anda, dan juga relevansi dari semua aspek tersebut. Tidak heran bahwa beberapa ahli SEO menggunakan metrik CTR sebagai salah satu KPI SEO mereka.

6. Meningkatkan Traffic Website

CTR yang tinggi menunjukkan bahwa keyword artikel dalam website Anda sangat relevan dan iklan yang Anda buat sangat menarik. Maka dari itu, mesin pencari akan secara otomatis menempatkan website maupun iklan Anda di peringkat atas halaman utama hasil pencarian. Oleh karena itu, website ataupun iklan Anda akan semakin mudah terlihat dan menjadi pilihan utama audiens dan pada akhirnya akan meningkatkan traffic website Anda.

7. Meningkatkan Conversion Rate Bisnis Anda

CTR yang meningkat secara otomatis akan meningkatkan conversion rates juga.

Misalnya CTR website atau iklan Anda pada landing page meningkat sebesar 2 kali lipat, maka saat itu juga conversion rates naik sebesar 50%. Dengan membuat audiens Anda mau mengklik iklan maupun tautan link Anda, maka besar juga kemungkinan mereka untuk sign up ataupun menjadi customer bisnis Anda.

Bagaimana Cara Menghitung CTR?

Nah… Anda tidak perlu khawatir, karena menghitung CTR tidak sulit!

Berikut ini adalah rumus untuk mendapatkan nilai CTR:

(total klik : total impression) x 100%

Sebagai contoh, berapakah CTR apabila ada 400 orang melihat iklan/ link/ website yang ada di halaman hasil pencarian (SERP) dan ada 20 orang yang mengklik iklan/ link/ website tersebut? Yuk kita hitung ya!

(total klik : total impression) x 100%

(20 : 400) x 100% = 5%

Hasil CTR untuk kasus di atas adalah 5%. Semakin tinggi angka yang dihasilkan, maka semakin bagus CTR Anda. Namun, besar kecilnya CTR bukanlah tolok ukur mutlak kesuksesan iklan ataupun website Anda.

Apa Yang Menyebabkan CTR Tidak Optimal?

Jika Anda merasa iklan yang Anda buat memberikan hasil yang kurang dari ekspektasi Anda, maka bisa jadi Anda masih belum membuat iklan maupun website secara maksimal. CTR yang masih tidak optimal ini tidak akan mendatangkan klik dan juga customer potensial Anda.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa CTR Anda tidak optimal:

  1. Landing page yang monoton sehingga terkesan membosankan 
  2. Konten kurang menarik dan tidak berkualitas. Jika demikian, Anda harus mecoba mempelajari content marketing.
  3. Iklan terlalu banyak tulisan dan teks.
  4. Posisi iklan yang sembarangan dan tidak mengikuti kaidah UI/UX yang baik.
  5. Kurangnya kualitas copywriting

15 Cara Meningkatkan CTR

Anda tidak perlu kalut apabila CTR iklan ataupun website Anda belum optimal. Simak 15 cara di bawah ini untuk meningkatkan CTR;

1. Kenali dan Pahami Audiens Anda

Pasti Anda sudah sangat familiar dengan pepatah “tak kenal maka tak sayang”. Kalimat tersebut bukanlah sebaris kata-kata tanpa makna. Memang tahap awalan yang paling penting adalah mengenal audiens Anda. Apakah audiens Anda adalah kelompok remaja, orang tua, memiliki hobi barang antik, membicarakan saham, pebisnis, atau juga konsumen produk tertentu. Dengan pemahaman yang mendalam, Anda akan menemukan formula yang tepat untuk meracik konten dan juga membuat iklan yang menarik dan tepat sasaran!

2. Riset Keywords untuk Konten Website Anda

Keywords adalah salah satu hal terpenting! Mengapa? Karena keywords inilah yang akan menentukan apakah website Anda akan masuk di jajaran pertama halaman hasil pencarian atau tidak. 

Anda bisa melakukan riset keywords dengan panduan strategi SEO pemula dengan menggunakan beberapa software SEO baik gratis, maupun berbayar. Selain itu, pengetahuan tentang keyword density dan keyword difficulty juga sangat membantu agar keyword Anda dapat bekerja secara optimal!

3. Optimalkan Konten Anda

Konten adalah salah satu faktor penentu apakah audiens Anda memutuskan untuk berlabuh di website Anda atau tidak. Setelah memahami audiens Anda seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Anda pasti akan mengetahui bagaimana selera dan kemungkinan konten yang akan disukai oleh audiens Anda. Maka dari itu, Anda juga harus memiliki skill digital marketing yang akan membantu untuk mengoptimalkan konten Anda.

Konten di sini mencakupi artikel, gambar, video, desain, konten interaktif, dan masih banyak lagi! Karena konten ini dibuat untuk menarik perhatian audiens, maka konten website Anda menjadi konten marketing. Pelajari lebih lanjut tentang pentingnya konten marketing di sini.

Anda perlu ingat, bahwa konten masuk ke dalam kategori On-Page SEO yang sangat harus diperhatikan agar artikel bisa muncul di halaman pertama dengan ranking yang baik dan mendapatkan CTR yang juga tinggi tentunya.

4. Perhatikan Kualitas Judul, Meta Description, dan URL

Judul merupakan salah satu elemen on page SEO terpenting karena menjadi “sampul” dan first impression pertama bagi audiens saat melihat website Anda di halaman hasil pencarian mesin pencari. Selain itu, judul juga akan terlihat di browser dan situs eksternal. Maka judul artikel harus eye catching dan juga memuat keyword yang Anda targetkan. Selain itu, upayakan agar judul Anda tidak melebihi 65 karakter huruf, supaya tidak terpotong saat tampil di halaman hasil pencarian.

Sama dengan judul, deskripsi meta atau meta description juga tidak kalah pentingnya! Mengapa? Karena di dalam meta description inilah gambaran tentang isi artikel website Anda ditulis. Tulislah meta description yang menarik, efektif, dan tidak lebih dari 160 karakter huruf.

Kemudian URL. Ini juga merupakan salah satu penentu meningkat atau tidaknya CTR. Hal ini dikarenakan URL yang terlihat mencakupi sub-category halaman website akan memperlihatkan kepada audiens bahwa ada banyak pilihan tersedia tentang suatu topik tertentu di website Anda. Jelas ini lebih mudah dimengerti dari pada susunan huruf dan angka acak pada URL.

5. Buat Website Anda Menjadi Featured Snippet

Ketika mengetikkan suatu keyword atau long tail keyword, mesin pencari seperti Google akan memberikan hasilnya kurang dari satu detik saja! Biasanya, Google juga akan memberikan cuplikan dalam paragraf yang agak panjang  tentang satu website yang memiliki peringkat SEO paling atas di halaman pertama Google SERP (Search Engine Result Page). Dengan upaya pemaksimalan konten seperti yang sebelumnya sudah dibahas, buatlah artikel dan konten yang akan menjadikan website Anda sebagai featured snippet! Peringkat teratas, isi menarik, relevansi dengan keyword, serta gambar atau video yang mendukung pasti bisa menarik minat audiens yang melihatnya untuk mengklik dan menikmati konten Anda secara menyeluruh.

6. Optimalkan Schema Markup

Pada dasarnya, schema markup adalah barisan kode yang dibuat untuk membantu mesin pencari memahami isi halaman website Anda. Tentunya praktik ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan, melainkan dengan cara yang cermat agar website Anda terlihat lebih profesional.

Belum banyak orang yang mengoptimalkan teknik ini, padahal dengan mempermudah mesin pencari, website Anda akan semakin mudah pula untuk mendapatkan klik dari audiens.

7. Memanfaatkan Ad Extensions

Sesuai dengan namanya, extensions berarti perluasan. Maka ad extension bisa dimengerti sebagai perluasan untuk iklan online Anda! Iklan yang biasanya hanya terdiri dari headline dan sedikit deskripsi dapat dibuat menjadi lebih panjang dan disertakan dengan site link, kontak, maupun hal lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung campaign Anda.

Dengan deskripsi yang lebih mendetail dan dibuat menarik, maka lebih besar kemungkinan audiens untuk mengklik iklan tersebut untuk mengetahuinya lebih lanjut. Dengan demikian, CTR iklan Anda pun akan meningkat!

8. Jangan Lupa Konten Call to Action (CTA)

Audiens memiliki kecenderungan untuk mau melakukan suatu hal mulai dari sign up newsletter sampai membeli produk yang diiklankan apabila diajak dengan cara yang persuasif, menarik minat, dan tepat. Pelajari bagaimana cara CTA yang menarik dan persuasif, dan juga penggunaan warna ataupun bentuk yang bisa mendukung desain agar mendorong audiens untuk mau mengklik iklan atau website Anda.

9. Gunakan List atau table of content untuk Isi Artikel dalam Website Anda

Mayoritas audiens internet zaman sekarang ini sangat menghargai waktu dan menyukai hal-hal to the point yang sekaligus membuat mereka juga menyukai penggunaan list dalam artikel. Hal ini dikarenakan mereka akan merasa dimudahkan, tidak perlu mencari topik yang diinginkan dengan scroll artikel dari atas sampai bawah. Dengan list poin-poin yang disediakan, mereka bisa langsung loncat menuju topik yang mereka ingin baca dari artikel website Anda. Selain itu, kegiatan klik di halaman website Anda pun pasti akan meningkat.

Akan lebih baik menggunakan plugin WordPress seperti table of content sehingga jadi lebih otomatis.

10. Lokalisasi Konten Website Anda

Apakah Anda sering mencari restoran yang mendetail secara lokasi seperti “restoran Perancis di Jakarta Pusat” atau toko buku seperti “toko buku bekas di Jogja”? Jika iya, maka Anda memiliki kesamaan dengan mayoritas audiens internet yang seringkali melakukan lokalisasi dalam pencarian.

Google sendiri menyadari hal ini dan membuat algoritmanya. Maka dari itu, lokalisasi konten website juga menjadi penting agar audiens yang memiliki demografi yang sesuai bisa menemukan artikel website Anda di peringkat atas halaman pertama hasil pencarian. Untuk lebih jelasnya, kami memiliki panduan lengkap untuk local SEO yang bisa Anda tiru.

11. Memberi Breadcrumbs di Halaman Website Anda 

Ya! Breadcrumbs di sini merupakan remah-remah roti penanda jalan pulang yang sering Anda dengar dalam cerita dongeng. Dengan maksud yang sama, breadcrumbs di halaman website menunjukkan jejak klik yang Anda lalui untuk mencapai halaman yang Anda baca. 

Contoh: Home > Article > Movies > Superhero

Seperti di atas misalnya. Anda bisa menemukan breadcrumbs ini di halaman website dan mengklik salah satu variabelnya, yang secara otomatis akan membawa Anda kembali ke halaman yang Anda inginkan!

12. Jangan Lupa Manfaatkan Fitur Fetch as Google

Buat Google untuk merayapi ulang keseluruhan situs website atau satu URL  dengan mengklik opsi “fetch as Google” ketika Anda memodifikasi tag situs website Anda. Fetch berarti ambil. Fetch as Google dapat diartikan menjadi ambil sebagai Google. Proses perayapan ini dilakukan oleh googlebot agar URL yang sudah dirayapi ini menjadi lebih mudah untuk ditemukan oleh mesin pancari. Penjelasan lebih lengkap mengenai fitur fetch as Google bisa Anda pelajari di sini.

13. Jaga Kecepatan Loading Website Anda

Proses loading yang super lama akan membuat audiens potensial kabur dari suatu website. Oleh karena itu, menjaga kecepatan loading website Anda bisa menjadi faktor yang sangat penting untuk meningkatkan CTR. Belum sempat melihat isi website, audiens sudah terlebih dahulu meninggalkan halaman yang loading terlalu lama. Kedengarannya sepele, tetapi kenyamanan audiens selalu yang utama.

14. Evaluasi CTR Website Anda

Evaluasi CTR website Anda secara berkala setiap kali mempublikasikan artikel. Hal ini diperlukan untuk menganalisis dan menentukan strategi selanjutnya yang perlu dilakukan: apakah tetap memakai strategi yang sama atau ada yang harus diubah. Dengan demikian, Anda akan terus termotivasi untuk berinovasi dan berpikir kreatif agar menghasilkan konten yang menarik, informatif, dan juga membuat audiens Anda menjadi pengunjung tetap dan bahkan customer Anda!

Konsisten Menjaga Kepercayaan Audiens Anda

Selain kenyamanan seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kepercayaan audiens tidaklah kalah pentingnya. Apalagi, jika audiens Anda ini sudah menjadi pengunjung dan bahkan penikmat setia konten website Anda. Kualitas konten, kredibilitas, dan juga konsistensi Anda pasti akan sangat dihargai oleh para audiens dan sangat mungkin mereka rekomendasikan kepada orang-orang di sekeliling mereka. Sounding yang seperti ini jelas menguntungkan Anda sebagai pemilik website karena mendapatkan exposure, impression, dan mungkin juga klik secara organik dan cuma-cuma. Kemudian bagi audiens Anda, mereka mendapatkan informasi dan juga pengalaman yang menyenangkan saat mengunjungi website Anda!

Kesimpulan

Jelas sekali bahwa CTR memberikan dampak positif bagi website Anda. Namun, CTR yang tinggi tidak selalu menjamin antara berhasil atau tidaknya suatu iklan online maupun website karena jumlah klik tidak dapat menunjukkan kualitas seluruh audiens Anda dan juga jumlah klik tidak dapat memberi gambaran menyeluruh tentang audiens Anda. Maka dari itu, teruslah mengupayakan dan mencoba hal-hal baru terkait cara untuk menyukseskan iklan dan juga website Anda.

Semoga penjelasan tentang CTR dan cara meningkatkannya ini dapat membantu untuk mengembangkan website Anda! Jangan lewatkan untuk mengecek artikel-artikel lainnya juga yang sudah kami siapkan untuk Anda ya.

Penulis: Tami Kira
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *