Panduan Lengkap Optimasi On-Page SEO Untuk Pemula

Optimasi On-Page SEO

Praktik search engine optimization (SEO) melibatkan berbagai strategi optimasi. Umumnya strategi ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu on-page SEO dan off-page SEO. Untuk memenangkan persaingan untuk menduduki peringkat pertama di laman hasil pencarian (SERP), kita perlu memahami dan memanfaatkan keduanya dengan tepat.

Apa Itu On-Page SEO?

Mari kita mulai dengan memahami apa itu on-page SEO. Melansir backlinko, On-page SEO merupakan praktik optimasi laman-laman di website untuk mendapatkan traffic organik dan meningkatkan , ranking website di laman hasil pencarian (SERP).

Praktik on-page SEO melibatkan optimasi HTML laman web, merancang internal linking yang baik, dan pengelolaan metadata (meta title, meta description, dan keyword density) yang tepat. Tidak hanya itu, praktik di atas juga harus dibarengi dengan konten berkualitas dan multimedia yang relevan.

Pentingnya On-Page SEO

On-page SEO berfungsi untuk membantu untuk membantu mesin pencari menganalisa website Anda dan konten di dalamnya agar dapat teridentifikasi ketika ada pencarian yang relevan. Lebih dari 50% traffic website yang ada berasal dari mesin pencari. Menariknya, website dengan ranking yang tinggi di SERP berpotensi mendapatkan 91.5% traffic lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak ditampilkan di laman pertama SERP. Karena hal ini, on-page SEO menjadi hal yang penting dalam merencanakan pengembangan website dan menjalankan strategi SEO.

Optimasi Website dengan Strategi on-page SEO

Pendekatan optimasi secara on-page berarti Anda memiliki kendali penuh dalam menerapkan strategi SEO pada website. Nah, penting untuk Anda ketahui bahwa strategi-strategi on-page ini berperan penting dalam membantu mesin pencari dalam melakukan crawling dan memahami isi website. Simak daftar berikut untuk beberapa kiat on-page SEO yang dapat Anda terapkan:

1. Memilih keyword yang tepat

Keyword research adalah kunci kesuksesan utama dalam merancang strategi SEO dan tentunya website SEO friendly. Pemilihan keyword yang tepat akan membantu Anda menjangkau audience yang tepat pula melalui mesin pencari. Sehingga, selalu ingat untuk memilih keyword yang relevan dengan bisnis atau blog Anda untuk mendapatkan traffic yang berkualitas. Anda dapat mencoba beberapa software SEO terbaik versi MarketingOnline.id untuk melakukan keyword research.

2. Mencantumkan keyword yang relevan di title tag, meta description, dan paragraph pertama

Setelah mendapatkan keyword yang relevan, Anda perlu memastikan bahwa Anda mencantumkannya di tempat yang tepat pula. Cantumkanlah keyword yang telah Anda pilih di judul artikel, title tag, meta description, dan 150-200 kata pertama dalam konten Anda. Hal tersebut untuk memudahkan mesin pencari melakukan crawling dan mengindeks konten Anda.

IKEA title Tag for Kitchecn Appliances

Gambar di atas merupakan contoh penggunaan title tag di website IKEA. Title tag yang dimaksud adalah judul laman yang muncul di bagian paling atas listing, pada contoh tersebut yaitu “Kitchen Appliances – IKEA”. Sedangkan deskripsi singkat di bawah title tag merupakan bagian yang kita sebut sebagai meta description.

3. Mencantumkan Meta Data

Meta data dapat ditemukan dalam kode HTML masing-masing laman di website Anda. Secara spesifik, meta data yang akan tercantum di dalamnya adalah title tag dari laman tersebut dan meta description. Mesin pencari kemudian akan menggunakan data-data ini untuk mengenal dan mengidentifikasi isi website dan konten. 

4. Memuat gambar yang telah dioptimasi untuk mesin pencari

Dalam merancang sebuah website SEO friendly tentu Anda juga akan memasukkan konten-konten berupa gambar. Sesungguhnya, mesin pencari kesulitan dalam mengidentifikasi gambar. Karena itu, Anda perlu memastikan tidak lupa mengisi judul dan alt text gambar dengan keyword yang tepat.

Pro Tip: Ingat untuk selalu menyertakan alternative text dengan memasukan kata kunci se-natural mungkin. Beberapa ahli SEO akan menyarakan untuk tidak melakukan keyword stuffing. Tentu mereka benar, tapi menyisipkan kata kunci secerdik mungkin pada gambar saat Anda mendeskripsikan gambar tersebut adalah sebuah jalan ninja.

5. Merancang struktur site map website yang baik

Hal selanjutnya yang penting Anda perhatikan adalah struktur website Anda. Pastikan Anda merancang website dengan struktur yang baik karena struktur website merupakan aspek yang penting dari strategi SEO. Struktur ini lah yang akan dipakai oleh mesin pencari untuk menemukan dan menentukan laman-laman mana saja yang paling penting dari website Anda.

Studi kasus: Saya pernah di-hire oleh salah satu online store untuk mengaudit website mereka. Kebetulan online store ini menggunakan Shopify. Yang saya temukan dari audit adalah websitenya memiliki struktur yang sangat tidak efisien dan banyak sekali duplikasi halaman.

Lantas, mungkin Anda akan bertanya kepada saya, “struktur site map yang baik itu seperti apa? Struktur yang tidak efisien itu seperti apa?”

Beberapa ahli mungkin akan menjelaskan dengan sistem ‘breadcrumbs’ pada navigasi. Tapi, sederhananya Anda harus memiliki site map yang efisien untuk membuat memetakan setiap halaman dengan struktur yang baik.

Contoh sitemap travel agency dengan struktur yang baik untuk on page seo
Ilustrasi site map yang baik

6. Membuat struktur URL yang rapi dan teratur

Bukan hanya website Anda yang perlu dirancang SEO friendly, URL dari konten-konten di dalamnya pun harus turut SEO friendly. URL yang SEO friendly membantu mesin pencari memahami isi dan tujuan konten. Idealnya, URL yang SEO friendly tidak terdiri dari terlalu banyak karakter dan mencantumkan keyword yang ditargetkan.

  • Homepage web : www.domainname.com
  • Category page : www.domainname.com/category/
  • Category 1 page : www.domainname.com/category/the-name-of-category1
  • Category 2 page : www.domainname.com/category/the-name-of-category2
  • Blogs : www.domainname.com/blog
  • Article of blog post : www.domainname.com/title-of-article OR www.domainname.com/blog/title-of-article
  • Etc

Pro Tip: Gunakan target keyword pada slug/ permalink setiap kategori atau blog post yang disesuaikan dengan search intent.

7. Membangun internal link yang kuat

Internal link adalah serangkaian hyperlinks pada bagian tertentu di sebuah konten yang mengarahkan audience menuju konten lain yang relevan pada website yang sama. Dengan menyisipkan internal link, Anda akan membantu mesin pencari menemukan, mengindeks, dan memahami isi dari laman-laman yang ada di website Anda. Apabila dipraktekkan secara tepat, internal link dapat membangun page authority bagi halaman-halaman yang dinilai penting dan relevan oleh mesin pencari.

Baca juga: Panduan SEO Efektif Untuk Pemula [UPDATE}

8. Membuat konten yang berkualitas

Konten yang berkualitas tentu saja menjadi salah satu kunci dalam melakukan on-page SEO. Google sendiri telah membuat panduan penulisan konten yang baik agar memenuhi kaidah EAT, yang merupakan singkatan dari Expert, Authoritative, dan Trustworthy.

Expert merujuk pada kredensial dan kredibilitas dari suatu konten dan penulisnya, authoritative menunjukkan seberapa sering website dan konten Anda dirujuk untuk topik dan kata kunci tertentu, sedangkan trustworthy berarti konten Anda berisi informasi yang benar dan tidak menyesatkan pengunjung.

9. Membuat konten yang komprehensif

Selain memenuhi kaidah EAT, pastikan konten Anda telah mencantumkan informasi yang komprehensif. Mengapa hal ini penting? Mesin pencari selalu ingin mempermudah pencarian penggunanya. Salah satunya adalah dengan menampilkan konten yang lengkap dan komprehensif. Oleh karena itu, apabila konten Anda membahas suatu topik secara menyeluruh, potensi website dan konten Anda untuk berada di peringkat pertama menjadi semakin tinggi.

10. Menghindari konten duplikat

Ketika mesin pencari mengindeks konten Anda dan menemukan konten yang sama di URL lain, Anda memang tidak akan secara langsung mendapatkan penalti. Namun, hal ini dapat mempengaruhi peringkat yang konten Anda dapatkan. Ini dikarenakan mesin pencari menandai konten tersebut sebagai appreciably similar. Akibatnya, mesin pencari akan kesulitan menentukan versi yang terlengkap dan paling relevan dengan tujuan pencari pengguna.

11. Loading time website yang singkat

Loading time seringkali terlewatkan dalam perancangan website SEO friendly. Padahal, menurut Google, 53% pengguna akan meninggalkan suatu website apabila loading time yang diperlukan untuk menampilkan konten lebih dari 3 detik. Loading time dapat dipersingkat dengan beberapa cara, misalnya dengan desain website yang responsif dan ukuran konten yang dikompres dengan baik.

12. Menambahkan elemen konten yang dimiliki pesain Anda

Saat And amembuat konten untuk menargetkan kata kunci tertentu, lakukan riset terlebih dahulu dan lihat siapa saja kompetitor Anda yang menargetkan kata kunci tersebut dan sudah mendapatkan ranking pertama hingga ketiga. Apa kesamaan yang dimiliki ketiga konten tersebut? Apa perbedaannya? Apa saja elemen yang dimiliki oleh website di posisi pertama?

Biasanya website di posisi pertama, halaman pertama memiliki hampir semua elemen yang dibutuhkan dalam sebuah konten (ditambah optimasi off-page, seperti link building tentunya).

Pro Tip: Jika halaman pertama memiliki konten dengan 800 kata, memiliki elemen gambar, internal link, eksternal link, dan sudah menempatkan semua keyword yang relevan di setiap bagian konten. Cara Anda menyainginya adalah dengan membuat konten lebih dari 800 kata (bisa 900 kata, bisa lebih), tiru optimasi yang sudah dilakukan di halaman posisi pertama tersebut, dan tambahkan elemen lainnya, seperti video dan FAQ.

13. Merancang desain website yang responsif

Penting bagi Anda untuk merancang website yang responsif agar dapat menyediakan tampilan dan pengalaman berselancar yang nyaman bagi audience dari perangkat berbeda, terutama yang mengakses website melalui perangkat mobile. Dengan desain yang responsif, loading time yang diperlukan pun akan lebih singkat dan dapat meningkatkan performa dan ranking website.

Mesin pencari seperti Google secara berkala memperbarui algoritma mereka untuk dapat memahami tujuan pencarian pengguna lebih baik lagi dan menampilkan hasil pencarian yang lebih relevan dan tepat sasaran. Oleh karena itu, Anda perlu terus mengikuti perkembangan algoritma ini dan juga mengoptimasi website dan konten Anda.

Bagaimana jika Anda tidak memiliki waktu untuk mengerjakan optimasi on-page SEO sendiri? Anda bisa menghubungi MarketingOnline.ID langsung atau mencari penyedia jasa SEO profesional pilihan Anda. Selamat mencoba dan semoga sukses mengoptimasi!

Penulis: Septi Liberty
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *