Panduan Lengkap Alternative Text dan Pengaruhnya Dalam SEO

Panduan Lengkap Alternative Text dan Pengaruhnya Pada SEO

Dapat diperkirakan sekitar lebih dari 20%, hasil pencarian pada Google SERP (Search Engine Result Page) adalah hasil penelusuran untuk gambar, bisa ada kemungkinan juga hal tersebut akan meningkat sering berjalannya waktu. Jadi, terlepas dari usaha optimasi SEO Anda, ada kemungkinan Anda bisa menambahkan trafik dengan menggunakan konten gambar (atau foto) pada website Anda. Dan Anda bisa juga kehilangan lalu lintas website jika tidak melakukan optimasi pada gambar dan foto. Lalu pertanyaannya adalah bagaimana Anda bisa memanfaatkan sumber traffic ini ? Jawabannya adalah Alt Text atau yang kerap disebut sebagai alternatif teks pada gambar.

Apa definisi Alt Text?

Alt text (Alternative text) atau teks alternatif adalah informasi berupa tulisan yang mendeskripsikan isi, tema, dan situasi gambar, foto, grafik dan tombol yang Anda unggah di website. Dalam interface front end, Anda tidak akan dapat membaca teks alternatif ini. Namun, jika website gagal dimuat (biasanya dalam kasus loading yang terlalu lama), maka Alt text biasanya muncul berupa tulisan untuk menjelaskan isi gambar, grafik, tombol atau foto yang gagal dimuat tersebut.

Teks alternatif ini memiliki peran untuk menjelaskan apa isi dari gambar yang belum terbuka itu, selain itu membantu SERP juga untuk melakukan crawling dan indexing data pada website lebih baik, terutama dalam hal mendukung posisi rank website Anda .

Jika spider Google juga kemudian mempelajari gambar dengan membaca alternative text yang tercantum pada gambar. Ingat, Google bot / spider adalah mesin, dan cara mereka mengetahui isi konten adalah lewat kode yang tercantum pada teks alternatif.

Melakukan optimasi gambar-gambar pada website Anda , bisa menjadi salah satu peluang untuk Anda meningkatkan pengalaman pengguna mengunjungi website Anda dan bisa jadi ada banyak cara bagaimana mereka pertama kali dapat menemukan Anda.

Penggunaan Alternative Text

Ketika Anda memberikan waktu khusus dalam melakukan optimasi website dan blog Anda, termasuk terkait optimasi konten, headers, subheaders, dan bahkan meta descriptions  untuk SERP, maka gambar berikut ini pasti mengingatkan Anda akan suatu kegiatan penting juga :

Alternative Text - Surat Pernyataan

Tangkapan gambar layar di atas merupakan tampilan hasil pertama pencarian pada mesin pencari Google / SERP ketika kita mencari info dengan keyword “surat pernyataan”. Perhatikan, bahwa selain menu “images” di atas, Google SERP juga memberikan referensi hasil pencarian dengan gambar di halaman utama, di mana kita bisa dengan mudah langsung mengkliknya. Bahkan, gambar-gambar tersebut kadang muncul sebagai rich snippet sebelum hasil pencarian teks web organik.

Mengapa Alt Text Penting untuk Dilakukan ?  

1. Akses yang mudah

Alt text merupakan salah satu bagian penting juga dari proses desain web yang membuat para pengguna dapat mudah mengaksesnya. Tetap menjadi tujuan utama yaitu memberikan informasi terkait kepada pengguna yang tidak dapat menampilkan gambar pada layar browsernya atau yang melakukan setelan untuk memblokir akses gambar atau juga pengguna yang memiliki kendala secara visual. Dengan begitu, setiap pengguna dapat menikmati serta menghargai konten yang disajikan pada website Anda.

2. Pengguna alami pengalaman yang lebih baik

Alt text yang baik dan sesuai akan memberikan makna atau deskripsi yang memudahkan pengguna atau bahkan mesin pencari untuk memahami serta menemukan hasil yang sesuai kebutuhan. Pengguna akan merasakan pengalaman tampilan / UX design website yang lebih baik ketka berkunjung ke website Anda, terutama pengguna yang memiliki kendala dengan rendahnya koneksi bandwidth atau penyandang disabilitas visual. Jadi mereka tidak hanya semata-mata begitu saja melihat ikon gamabr rusak yang tidak terbuka, melainkan ada alternatif informasi yang dapat mereka mengerti.

4. Peluang dapat pengunjung yang organik

Hal penting lain yang dapat dilakukan alt text adalah memberikan peluang gambar menjadi pintu akses pengunjung yang mana bisa muncul begitu saja pada SERP Google. Bisa sebagai gambar hasil pencarian atau yang muncul secara organik sebagai tautan referensi info di barisan pertama SERP seperti contoh pencarian “surat pernyataan” di paling atas. Pengunjung organik bisa dengan mudah Anda dapatkan melalui gambar yang memiliki alt text berhubungan dengan kata kunci pencarian.

Bagaimana Alt Text Memberikan Dampak Pada SEO?

Algoritma Google SERP mengetahui inti gambar apa yang ada dalam website Anda melalui kombinasi coding alt text yang ada. Maka dari itu, alt text sangat membantu Google SERP untuk mengenalinya dengan mudah dan cepat, baik satu per satu mau pun secara keseluruhan konten website Anda. Selain itu, hal ini juga menambahkan kemungkinan gambar website Anda akan muncul pada hasil pencarian gambar Google.

Saat Anda membuat sebuah konten dari topik tertentu, pastikan Anda memikirkan bagaimana pengguna lebih suka untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka. Pastikan juga, gambar yang muncul pada Google SERP merupakan gambar yang benar-benar Anda masukkan pada web Anda, jangan hanya sebagai gambar judul yang muncul semata-mata memancing pengunjung untuk mengkliknya. Google kurang suka itu.

Misalnya seperti “surat pernyataan” yang dicari oleh pengguna, mungkin akan lebih mudah dikerjakan ketika contoh surat lebih jelas cara penulisannya ditunjukkan dengan gambar, sehingga pengguna dapat lebih cepat membuat surat serta meletakan posisi format tulisan dalam surat yang sesuai.

Tips Menulis Alt Text yang Baik

1. Deskripsikan gambar secara spesifik

Tujuan pertama dan utama dibuatnya alt text adalah untuk memberikan penjelasan secara tertulis mengenai gambar yang ada bagi pengguna yang tidak dapat melihatnya. Jelaskan secara spesifik gambar tersebut menunjukkan apa.  Kalau gambar yang Anda muat sedang tidak bertujuan untuk menunjukkan sesuatu atau hanya sebagai pendukung desain website, lebih baik Anda muat dalam CSS bukan HTML.

Baca juga: 20 Bahasa Pemograman Populer Yang Dapat Dipelajari Pemula

2. Buat alt text yang relatif pendek

Tampilan layar pada umumnya akan memotong alt text menjadi sekitar 125 karakter, maka Anda disarankan untuk membuat alt text yang memiliki karakter sekiranya kurang dari jumlah tersebut.

3. Gunakan target keywords

Alt text akan memberi Anda kesempatan yang lain untuk memasukkan target kata kunci Anda sebagai sinyal pada SERP bahwa halaman Anda sangat relevan dengan permintaan pencarian tertentu. Prioritas Anda tetap harus mendeskripsikan gambar dengan jelas, tetapi jika masuk akal untuk dituliskan, mengapa tidak Anda lakukan?

Baca Juga: Strategi SEO Jitu Menaikkan Trafik Untuk Pemula

4. Jangan gunakan gambar sebagai pengganti teks

Mesin pencari seperti Google tidak dapat membaca teks dalam gambar Anda. Teknologinya sudah ada dengan Google Lens saat ini, namun belum begitu populer. Anda harus menghindari penggunaan gambar sebagai pengganti teks yang Anda ingin sampaikan kepada pengguna. Jika Anda harus melakukannya, sebaiknya tuliskan kembali penjelasan apa yang dikatakan dalam gambar Anda tersebut dalam alt text.

5. Hindari penulisan dengan frasa “gambar”, “foto”, dan lainnya

Sudah pasti dimengeri bahwa melalui Alt Text, Anda ingin menjelaskan gambar tersebut. Maka Anda tidak perlu menuliskan kembali awalan tersebut. Berikut ini frasa yang harus Anda hindari dalam menulis teks alternatif:

  • ‘Gambar …’
  • ‘Foto …’
  • ‘Picture of …’
  • ‘Image of …’

6. Hindari keyword stuffing

Google tidak akan menilai alt text yang buruk, tetapi Anda akan mendapatkan masalah ketika Anda memanfaatkan peluang tersebut dengan menuliskan banyak keyword di dalamnya. Karena alt text sebaiknya memiliki konteks yang fokus, deskriptif, dan masuk akal. Banyak ahli SEO yang mengatakan untuk tidak overoptimize dengan melakukan keyword stuffing, akan tetapi gunakanlah keyword long tail dalam alternatif teks Anda.

7. Gambar tombol CTA juga memerlukan Alt Text

Jika Anda memiliki tombol Call To Action seperti “kirim”, “baca selengkapnya”, “daftar sekarang”, “hubungi kami”, dan lain sebagainya yang Anda tampilkan dengan menggunakan gambar, jangan lupa untuk tetap mencantumkan alt text di dalamnya. Agar pengguna tetap tahu apa fungsi tombol tersebut ketika gambar tidak muncul sempurna.

8. Jangan berikan alt text pada gambar yang sifatnya dekoratif

Gambar memiliki banyak bentuk dan tujuan diletakkan dalam website Anda. Jika ada gambar tersebut yang Anda masukkan hanya sebagai dekorasi atau untuk mempercantik tampilan saja tanpa memiliki konteks terkait, ada baiknya Anda tidak menuliskan apa pun padanya. Jadi tidak ada pengaruh apa pun ketika gambar tersebut tidak muncul sempurna pada website Anda, terkait pencarian informasi pengguna. Atau tidak akan menjadi masalah ketika pengguna melewati begitu saja gambar tersebut.

Bagaimana contoh penulisan Alt Text yang baik ?

Berikut adalah beberapa contoh praktis praktek penulisan Alt Text yang baik dan bisa menjadi panduan Anda:

Contoh teks alternatif #1

contoh teks alternatif - anjing golden retriever duduk santai di antara bunga-bunga
  • Alt text sederhana : Anjing Golden Retriever.
  • Alt text yang lebih baik : Anjing Golden Retriever duduk santai di antara bunga-bunga.

Contoh teks alternatif #2

Contoh alt text yang baik - Anak Perempuan dengan rambut kepang sedang menanam pohon buah apel.
  • Alt Text Sederhana: Anak Perempuan rambut kepang.
  • Alt Text yang lebih baik: Anak Perempuan dengan rambut kepang sedang menanam pohon buah apel.

Contoh teks alternatif #3

  • Alt text sederhana : Dua orang Berlari.
  • Alt text yang lebih baik : Cowo dan Cewe sedang lari pagi menggunakan sepatu merk ABC.

Penutup

Demikian panduan mengenai alt text (teks alternatif) yang harus Anda pahami. Mengoptimasi gambar dengan alternative text dapat membantu Anda menaikkan trafik menuju website Anda lewat gambar dan foto. Teks alternatif baiknya dibuat dengan mendeskripsikan gambar secara menyeluruh dan menyisipkan kata kunci long tail seorganik mungkin. Jika Anda tidak yakin bahwa website Anda sudah teroptimasi dengan baik, Anda dapat menghubungi tim MarketingOnline.id untuk mengaudit website Anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan sukses selalu untuk usaha Anda.

Penulis: Margaretta Riri
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *