Bagaimana mengetahui volume pencarian kata kunci di Google?

Bagaimana mengetahui volume pencarian kata kunci di Google

Last Updated on Maret 17, 2023 by Monika Tanaya

Kak, apakah kita bisa mengecek volume pencarian kata kunci di Google? Kalau bisa, bagaimana sih cara mudah untuk mengetahui jumlah volume pencarian di Google? Apakah ada tools murah, kalau bisa gratis untuk memeriksa volume pencarian? Jawabannya bisa dan Anda bisa menggunakan tools SEO yang akan saya bahas khusus untuk artikel kali ini. Ada beberapa tools berbayar, dan ada juga yang gratis. Tentu yang gratis memiliki batasan tertentu, biasanya yang membedakan adalah fitur lainnya yang ditawarkan dan seberapa akurat database mereka.

Jika SEO adalah sumber lalu lintas untuk situs web Anda, apalagi jika Anda bekerja di B2B industri, mengetahu berapa banyak volume pencarian kata kunci adalah salah satu aspek yang perlu Anda perhatikan. Berkorelasi dengan jumlah pengunjung yang diterima situs Anda, hal ini dapat berdampak pada arus pengunjung yang dihasilkan lewat pencarian Google.

Berikut adalah 5 tools penting untuk mengetahui jumlah volume pencarian kata kunci untuk situs Anda di Google.

1. SEMrush

SEMRush  Volume Pencarian Kata Kunci
SEMRush

SEMrush adalah situs berbayar yang saya gunakan saat ini dan yang dapat memungkinkan Anda naik ke peringkat teratas di mesin pencari seperti Google hanya dengan menggunakan kata kunci organik. Dengan menggunakan data SEMrush Organic Research, alat ini memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang taktik SEO yang digunakan oleh pesaing untuk mencapai posisi teratas di hasil pencarian. Mengetahui strategi kompetitor yang sudah berhasil terlebih dahulu tentu sanggat baik untuk meningkatkan SEO organik Anda sendiri. Dengan pemikiran ini, salah satu fitur SEMrush adalah kemampuan untuk membandingkan situs seseorang dengan situs pesaing lainnya dalam hal kata kunci yang digunakan, lalu lintas, dan posisinya.

2. Ubersuggest

Ubersuggest Volume Pencarian Kata Kunci
Ubersuggest

Ubbersuggest adalah alat pencarian multibahasa yang dimiliki oleh Neil Patel. Berdasarkan satu kata kunci atau beberapa kombinasi (long tail keyword) dapat menghasilkan beberapa kata kunci relevan yang terkait dengan objek pencarian. Ubersuggest dapat memperhitungkan istilah kata kunci yang bisa Anda gunakan untuk bisnis Anda. Salah satunya adalah dengan memberikan saran kata kunci yang paling sering diketik oleh pengguna Internet di Google. Volume pencarian, persaingan, dan juga tren ‘musiman’ untuk setiap kata kunci juga dapat dilacak. Terakhir, Ubersuggest juga dapat menyarankan kata kunci pada beberapa platform pencarian yang berbeda (Youtube, belanja, berita, dan lainnya dalam beberapa bahasa dan ada juga versi gratisnya.

3. Google Keyword Planner

Google Keyword Planner Volume Pencarian Kata Kunci
Google Keyword Planner

Berkat efisiensi dan aksesibilitasnya, Google keyword planner ini sangat populer di kalangan pengguna Internet. Tools ini dapat diakses melalui Google Ads dan menawarkan banyak fitur menarik lainnya. Apa sajakah fiturnya? Terdapat frekuensi pencarian kata, volume pencarian, perkiraan atau estimasi trafik. Hal ini dapat Anda lakukan dengan mudah, Anda cuma perlu membuat akun, lalu mengetikkan frase atau kata kunci yang Anda inginkan. Setelah menganalisis semua kata kunci, Anda dapat memilih kata kunci yang relevan untuk bisnis Anda.

4. Ranxplorer

Ranxplorer Volume Pencarian Kata Kunci
Ranxplorer

Ranxplorer adalah salah satu tools untuk aktivitas SEO milik Perancis yang sangat membantu konsultan SEO. Berkat big data, Anda dapat dengan cepat mengakses semua kata kunci yang membantu membuat situs pesaing atau kompetitor Anda muncul di bagian atas halaman di mesin pencari. Tools ini dapat digunakan untuk mengetahui strategi SEO kompetitor Anda hanya dalam hitungan detik. Dengan mengotomatiskan transfer data ke SEO tool, Anda dapat mengakses banyak hasil dengan cepat.

5. Yooda Insight

Yooda Insight untuk Volume Pencarian Google

Yooda Insight adalah database terbesar di website dalam hal web marketing milik Perancis. Yooda Insight adalah suatu tools wajib jika Anda ingin mengetahui dengan tepat volume pencarian untuk kata kunci yang ingin Anda gunakan. Yooda Insight dapat memberikan taksiran yang sangat tepat untuk tren kata kunci dalam tema tertentu. Tools ini dapat juga membantu mengevaluasi visibilitas Google dari semua pesaing atau kompetitor bisnis Anda. Dan terakhir, Yooda Insight berguna untuk terus memantau perkembangan pasar dan persaingan dalam lingkungan SEO yang sangat kompetitif.

Demikian 5 tools untuk membantu Anda mengetahui jumlah volume pencarian kata kunci di Google dalam mempersiapkan strategi SEO dan membuat konten yang baik untuk aktivitas digital marketing bisnis Anda. Saran saya, jika budget Anda belum bisa keluar banyak untuk tools berbayar, cobalah Google Keyword Planner dan UberSuggest terlebih dahulu. Namun, jika SEO adalah strategi marketing bisnis Anda, Anda bisa berinvestasi lewat tools berbayar SEMRush. Untuk rekomendasi tools digital marketing lainnya, dapat Anda baca di sini. Selamat mencoba dan semoga sukses!

TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN ANDA! 🙏 Saya sangat senang bisa menyempatkan waktu di tengah kesibukan yang padat untuk membuat tutorial dan konten tentang digital marketing dan SEO—waktu yang sejujurnya sangat sulit saya temukan.

Membuat konten seperti ini seringkali tidak memungkinkan saya untuk menautkan ke afiliasi atau memonetisasinya jadi akan sangat berarti bagi saya dan Tim jika Anda bisa meninggalkan komentar di postingan saya sebagai respon terhadap artikel ini.

Alternatif lainnya, Anda dapat memberikan review bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ untuk halaman Google Bisnisku Marketing Online Indonesia.

Sekali lagi, terima kasih banyak atas dukungannya, dan saya berharap semua bisnis yang Anda jalankan saat ini berjalan dengan baik dan dalam penyertaan yang Maha Kuasa. Salam sukses untuk Anda semua!

About The Author

6 tanggapan pada “Bagaimana mengetahui volume pencarian kata kunci di Google?”

    1. Hi Kak Irawan,

      Thank you buat sharingnya. Untuk awal-awal memang Google Keyword Planner memang sudah cukup mumpuni untuk digunakan sebagai software SEO, namun sebenarnya hingga saat ini penggunaan keyword planner diprioritaskan bagi para pelaku Google Ads, karena banyak kejadian dimana keyword planner tidak menampilkan jumlah volume beberapa keyword yang tidak pernah di-bidding oleh advertiser. Dan terdapat beberapa keyword lainnya yang juga ‘disensor’ oleh Google.

      Namun, sekali lagi, Anda tidak perlu takut. Kunci SEO adalah membuat konten yang baik dan bersabar sambil melakukan link-building. Selamat mencoba, salam sukses.

      Regards,

      Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *