20 Statistik SEO dan Hasil Pencarian Google [Infografis]

infografis statistik seo

Konsep referensi alami atau organik sederhana adalah salah satu cara mengoptimalkan situs website Anda untuk memberikan informasi yang lebih baik kepada mesin pencari sehingga halaman Anda terlihat di antara hasil pencarian pertama. Tetapi mempraktikkannya bisa jadi sulit karena aturannya (sangat) sering berubah. Untuk membantu Anda mengoptimalkan strategi SEO Anda, kami menyajikan 20 statistik SEO dan hasil pencarian Google beserta infografis yang relevan sehingga Anda dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk situs website Anda.

Infografis statistik seo
Infografis statistik seo oleh marketingonline.id

1. 81.000 pencarian per detik di Google

Banyak orang mempercayakan Google untuk mencari sesuatu setiap hari. Perlu Anda ketahui bahwa jumlah pencarian di Google per hari lebih dari 7 miliar, yang berarti setiap detiknya terdapat 81.000 pencarian. Jika kita melihat berapa banyak orang yang menggunakan Google setiap tahun, jumlah pencariannya sudah lebih dari 2,55 triliun pada tahun 2020.

Sumber: Backlinko

2. 50% kueri di Google terdiri dari 4 kata atau lebih

Orang tidak hanya mengetik kata kunci ke Google. Seringkali para marketer hanya memikirkan tentang pengoptimalan kata kunci (keyword) dan bukan tentang apa yang sebenarnya dicari audiens mereka (intensi audiens mereka). Faktanya, pengguna akan cenderung mengetikkan frasa atau kueri tertentu yang lebih spesifik, yang disebut dengan long tail keyword.

Sumber: Wordstream

3. 67% klik di SERP mengarah ke 5 hasil organik pertama

Setelah pengguna Internet mengetik kueri mereka ke Google, mereka akan melihat daftar URL yang paling cocok dengan kata kunci mereka. Halaman-halaman ini disebut  SERP (Search Engine Results Pages) – Halaman Hasil Mesin Pencari.  Advanced Web Ranking mengemukakan bahwa 67% dari semua klik di SERP mengarah ke lima hasil organik pertama di Google. 

Sumber: ZeroLimitWeb

4. CTR 34,36% untuk posisi pertama di Google

Posisi pertama di Google menikmati CTR sebesar 34,36%. Ini adalah statistik referensi yang seharusnya membuat Anda memahami pentingnya menjadi nomor satu di Google. Website yang masuk ke halaman pertama, peringkat atas di Google akan memperoleh rasio klik lebih dari sepertiga. Saat posisi website Anda turun dari halaman pertama ke posisi 2 hingga 9, rasio klik juga akan menurun secara signifikan.

Sumber: Safari Digital

5. Algoritma Google diperbarui lebih dari 3.234 kali setahun.

Setiap tahun, Google membuat ratusan perubahan pada pencarian. Pada tahun 2018, dilaporkan terjadi 3.234 pembaruan yang luar biasa banyak sekali (rata-rata hampir 9 perubahan per harinya). Angka tersebut lebih dari 8 kali jumlah pembaruan pada tahun 2009. Untuk spesialis SEO, ini bisa menjadi mimpi buruk sekaligus kabar baik tergantung pada bagaimana dampaknya terhadap bisnis Anda.

Sumber: Moz

6. 12% kueri di Google menampilkan featured snippet (cuplikan deskripsi)

Featured Snippet adalah kotak yang ditampilkan di bagian atas hasil pencarian Google yang menawarkan jawaban unik untuk pertanyaan pengguna web, dalam bentuk teks dari halaman web, terkadang disertai dengan gambar atau video. Penelitian yang dilakukan Ahrefs menunjukkan bahwa hanya 12,3% dari semua permintaan pencarian yang memiliki penyisipan Cuplikan Unggulan. Jadi, sebaiknya manfaatkan juga ya snippet untuk menarik perhatian audiens dan prospek Anda.

Sumber: Ahrefs

7. 70-80% pengguna mengabaikan hasil pencarian berbayar (ads), dengan fokus pada hasil organik

Meskipun semakin sulit membedakan antara hasil natural dan berbayar, kebanyakan orang memilih untuk mengklik hanya pada hasil pencarian organik.

Sumber: Imforza

8. 91% konsumen muda mempercayai opini online

91% konsumen berusia 18-34 tahun adalah penggemar berat evaluasi atau review online. 91% konsumen tersebut mengatakan bahwa ulasan positif membuat mereka lebih percaya untuk langsung membeli produk atau jasa.

Sumber: Brightlocal

9. Google menggunakan lebih dari 200 faktor untuk menentukan peringkat situs web.

Hal ini sebenarnya masih merupakan misteri, akan tetapi pakar SEO di seluruh dunia telah mengumpulkan daftar (dan memeriksanya lebih dari dua kali) untuk menyoroti keajaiban peringkat untuk SERP. Dan Backlinko sangat baik dalam menjaga daftar ini tetap update untuk kita semua. Namun layaknya misteri karena tidak ada yang benar-benar tahu bagaimana algoritma Google bekerja (kecuali Google tentunya).

Sumber: Backlinko

10. Konten halaman pertama rata-rata berjumlah 1890 kata.

Konten berkualitas tinggi sering ditemukan di halaman pertama Google. Konten ini mengandung rata-rata 1.890 kata untuk artikelnya.

Sumber: Backlinko

11. Rata-rata, konten yang panjang menerima 77,2% lebih banyak backlink (tautan) dibandingkan artikel pendek.

Di antara aktivitas SEO yang penting, backlink pasti adalah salah satu yang paling penting. Rata-rata, konten yang panjang memiliki rata-rata 77,2% lebih banyak backlink dibandingkan artikel pendek. Ini dapat menjadi motivasi kita untuk terus menghasilkan konten kualitatif.

Sumber: Backlinko

12. 25% situs website bisnis kecil tidak memiliki tag H1

Apakah Anda tahu bahwa sebagian besar situs web bisnis kecil tidak dapat mencapai peringkat di Google karena praktik SEO yang buruk (dan mungkin masalah lainnya), seperti 25% situs web bisnis kecil tidak memiliki tag H1. Dan sebagai tambahan, hampir 2% situs website bisnis kecil diberi tanda noindex.

Sumber: FreshChalk

13. Pada 2018, Google Image menyumbang 22,6% dari semua pencarian internet.

Dengan kebutuhan akan inspirasi, pencarian gambar jelas memiliki peran penting oleh karena itu penting untuk mengoptimalkan visual dalam konten yang Anda produksi. Cek juga beberapa situs website penyedia stok gambar CC0 dan bebas royalty yang mungkin Anda butuhkan untuk produksi konten Anda.

Sumber: Sparktoro

14. 72% pengguna internet menggunakan pencarian suara (Voice Search)

Voice SEO sekarang mengambil tempat penting dalam SEO natural. Akan tetapi, bentuk kueri suara khusus ini menyiratkan pengoptimalan khusus pada beberapa poin utama seperti peningkatan bahasa percakapan, penataan konten, atau kinerja seluler.

Sumber: Microsoft

15. 52% trafik global berasal dari perangkat seluler

Pada 2019, 52% dari semua lalu lintas online global akan datang dari ponsel dan 45% dari desktop. Oleh karena itu, penting agar situs web Anda responsif tetapi kontennya juga dirancang untuk seluler.

Sumber: StatCounter

16. 88% konsumen yang mencari bisnis lokal di perangkat seluler akan menelepon atau mengunjungi bisnis dalam waktu 24 jam.

Tahukah Anda bahwa 88% konsumen yang melakukan pencarian di Google untuk mencari bisnis lokal lewat smartphone mereka pergi ke toko atau menelepon tempat tersebut dalam waktu 24 jam? Strategi SEO lokal yang kuat adalah kunci untuk menarik lebih banyak orang ke toko Anda.

Sumber: SEOExpertBrad

17. 76% orang akhirnya mengunjungi toko setelah melihatnya di Google Bisnisku

Jika Anda memiliki bisnis, harap daftarkan di Google Bisnisku (Google MyBusiness), karena saat ini orang kemungkinan besar akan mengunjungi toko Anda jika bisnis Anda muncul dalam pencarian Google. Ini dikonfirmasi oleh pencarian Google yang menunjukkan bahwa setelah mencari sesuatu di sekitar di smartphone, 76% orang akhirnya mengunjungi toko dalam waktu 24 jam.

Sumber: Think with Google

18. Terdapat peningkatan lebih dari 200% untuk kueri “Where to buy” + “near me”

Kueri seluler “where to buy” (tempat membeli) + “near me” (di dekat saya) telah meningkat lebih dari 200% dalam dua tahun terakhir (misalnya dimana tempat membeli bunga di dekat saya, dimana tempat membeli perangko di dekat saya, dimana tempat membeli baju di dekat saya).

Sumber: Think with Google

19. 87% pengguna smartphone menggunakan mesin pencari setidaknya sekali sehari

Di sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa setiap orang memiliki kebiasaan untuk mencari sesuatu lewat Google. Dan ini berarti, dalam berbisnis, visibilitas usaha Anda harus dioptimalkan untuk mencapai audiens Anda.

Sumber: Go Globe

20. 40% pengunjung situs website menggunakan smartphone mereka akan meninggalkan situs jika proses pemuatannya lebih dari 3 detik.

Untuk mengecek situs Anda, kamu bisa menggunakan salah satu tools milik Google seperti Google PageSpeed Insights. Lewat platform ini, Google akan memeriksa lama pemuatan situs Anda secara gratis. Yang perlu Anda lakukan adalah memasukan domain dan menunggu beberapa saat.

Sumber: Think with Google

Demikian 20 statistik SEO yang dapat membantu Anda semua untuk berprogres dalam menjadikan website kalian memiliki performa semakin baik dari hari ke hari agar dapat memasuki posisi pertama di halaman pencarian Google. Jika statistik ini bermanfaat bagi bisnis Anda, atau teman Anda, mohon share artikel ini dengan mereka agar mereka juga dapat berproses bersama. Selamat mencoba dan salam sukses!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *