Image SEO : 9 Tips Penting Untuk Anda Pahami Saat Lakukan Optimasi

Optimasi Gambar SEO

Ada banyak cara optimasi SEO yang dapat Anda lakukan demi mendapatkan hasil terbaik. Salah satu faktor yang penting Anda perhatikan adalah konten visual yang ditampilkan pada website Anda.  Cara optimasi ini dikenal dengan Image SEO. Anda bisa menggunakan cara ini untuk membuat website Anda lebih menarik, mudah ditemukan dan memiliki kecepatan tampilan halaman sepenuhnya dalam waktu singkat.  

Coba ingat-ingat kapan terakhir Anda mengunggah foto atau gambar ke dalam website Anda ? Kemungkinan besar dari Anda seringkali mengunduh gambar dari situs stok foto terbuka dan kemudian secara instan memasukkannya ke dalam website Anda. Apakah ini ide yang bagus dan simpel dalam mendukung optimasi ?

Tanpa disadari, Anda telah menambahkan bobot konten yang besar ke dalam website Anda sehingga dapat menyebabkan kecepatan halaman menurun. Selain itu juga mesin pencari Google menjadi bingung, tidak dapat mendeteksi keberadaan gambar website Anda dengan pasti. Apalagi, tanpa adanya penulisan teks alternatif atau alt text pada gambar.  

Paling penting, website Anda memiliki kesempatan yang baik untuk meningkatkan rank posisi pada SERP. Apakah Anda merasa ini hanya kegiatan buang waktu saja ? Sebelum Anda memustuskannya, lanjutin baca yuk! Kenali pentingnya peran Image SEO lebih dekat.

Apa itu Image SEO ?

Proses optimasi website Anda sehingga membuat mudah dibaca dan ditemukan oleh mesin pencari atau SERP, disebut dengan Image SEO. Visibilitas dan rank website Anda dapat terpengaruh  meningkat juga. Image SEO berkaitan dengan beberapa faktor utama seperti jenis gambar atau foto, ukuran resolusi gambar, beserta dengan waktu loading website. Pengoptimalan dengan menggunakan teks alternative (alt text) juga menjadi kunci utama dalam proses ini.

Ingat dengan istilah optimasi off-page dan on page SEO ? Yap! Image SEO  ini proses yang sebenarnya termasuk dalam proses optimasi on-page SEO, tetapi sering terabaikan. Nyatanya, image SEO memiliki pengaruh yang cukup signifikan, walau terlihat perihal sederhana. Banyak ahli SEO mengingatkan bahwa Anda wajib berhati-hati, karena image seo yang kurang tepat dapat memberikan hasil yang buruk untuk website atau halaman Anda. Hilangnya kesempatan Anda untuk mendapatkan links, SERP index, dan organic value traffic.

Manfaat Melakukan Optimasi Image SEO

Berikut ini adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan jika melakukan optimasi Image SEO atau optimasi gambar dengan kaidah SEO yang baik dan disarankan Google;

1. Visibilitas Website Anda

Peningkatan visibilitas website Anda bisa didapatkan ketika gambar-gambar dalam website Anda telah dioptimasi dengan baik dan memiliki relevansi yang tinggi.  Sehingga dapat muncul secara langsung dan organik pada mesin pencari , khususnya pada hasil pencarian gambar.

2. Website Traffic Tidak Langsung

Ketika pengguna memasukkan kata kunci informasi yang sedang mereka cari, banyak bentuk hasil pencarian yang ditampilkan oleh SERP. Jika pengguna lebih memilih mengklik gambar untuk membuka informasi, maka akan lebih banyak pengunjung dalam website Anda. Traffic tidak langsung akan datang dengan sendirinya.

3. Top Rank Pencarian Kategori Umum

Adanya kemungkinan website Anda tidak dapat ditemukan pada halaman paling depan ketika pengguna menuliskan alamat URL. Tapi jika Anda menggunakan elemen gambar pada konten dan halaman website Anda dan mengoptimasinya, besar kemungkinannya website Anda akan muncul di hasil pencarian umum dengan kata kunci yang digunakan (ditargetkan).

4. Relevansi Topik Pencarian

Berikan tag / teks alternative yang penting pada gambar website Anda, sehingga relevansi topik pencarian semakin meningkat. Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan hasil target rank yang memuaskan menjadi lebih dekat. 

5. Kinerja Optimal Halaman Website Anda

Semakin tepat ukuran gambar yang Anda unggah dalam website, maka semakin optimal juga kinerja halaman website Anda. Hal itu karena tidak semua devices yang digunakan untuk mengakses sebuah website memiliki bandwidth yang besar, yang mana memiliki pengaruh terhadap halaman yang akan dibuka atau waktu loading halamannya.

6. Konversi untuk Website E-commerce

Saat kini, tidak sedikit calon pelanggan yang mencari kebutuhan mereka dalam toko online (e-commerce) dengan menelusuri gambar produk. Biasanya, semakin menarik dan meyakinkan kualitas gambar produk, mereka akan dengan mudahnya langsung klik gambar tersebut. Tahukah Anda, hal tersebut dapat membantu Anda meningkatkan kesempatan konversi pembelian, dari hanya sebagai pengunjung menjadi pelanggan Anda.

Teknik Optimasi Gambar (Image) Dalam SEO

Berikut ini kami jabarkan 9 tips utama teknik optimasi gambar, foto dalam kaidah SEO;

1. Tentukan Format Image yang Sesuai

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus yang memaksa Anda harus menggunakan sebuah format image. It’s free! Ya, semua tergantung bagaimana Anda ingin menetapkan tujuan image atau gambar tersebut Anda masukkan dalam halaman website. Berikut ini Kami memiliki saran yang dapat Anda ikuti.

  • Gunakan format “JPEG” ketika Anda ingin memasukkan gambar atau ilustrasi dengan resolusi yang besar, karena dengan format ini Anda bisa mendapatkan hasil tampilan warna dan kejelasan yang baik, walaupun ukuran file image relatif kecil.
  • Gunakan format “PNG” ketika Anda ingin mempertahankan kejelasan transparansi latar belakang gambar Anda.
  • Gunakan format “WebP” ketika Anda ingin mendapatkan hasil kualitas gambar yang cukup baik, tetapi dengan ukuran file yang lebih kecil lagi dibandingkan dengan JPEG dan PNG. Anda bisa menggunakan tools yang tersedia untuk mengkonversi file gambar. 

2. Compress and Resize Image

Rata-rata halaman website tersusun dari Gambar sejumlah 21%, hal ini disurvei oleh HTTParchive.org. Kami sangat menyarankan Anda untuk melakukan kompresi (compress) menurunkan ukuran file gambar Anda sebelum diunggah ke dalam halaman website. Anda bisa melakukannya secara manual pada tools Photoshop atau tools seperi TinyPNG. Tujuannya adalah meningkatkan kecepatan page loading time Anda. Biasanya di bawah 100 KB itu ukuran file yang ideal.

Selain melakukan compress, tentu saja anda juga perlu untuk melakukan resize, ketika ukuran dimensi tampilan gambar belum sesuai dengan dimensi desain halaman website Anda. Jangan sampai ada ketimpangan posisi yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung. 

3. Gunakan Gambar dan Foto yang Unik dan Relevan

Saat ini hampir sebagian besar halaman website tampak menggunakan stok foto atau gambar yang sama dari online source, baik yang gratis mau pun berbayar. Misalnya seperti shutterstock. Jika Anda ikut menggunakan juga pada keseluruhan halaman milik Anda, maka bisa jadi terlihat tidak orisinil dan bahkan menonjol dibandingkan dengan competitor Anda.  

Stok gambar dari online source yang telah Anda optimasi semaksimal mungkin, belum tentu akan memiliki potensial dampak SEO yang lebih baik dibandingkan dengan gambar asli yang Anda masukkan dalam halaman website.  Semakin banyak foto asli, bisa semakin baik pengalaman pengunjung halaman Anda dan juga Anda bisa mendapatkan posisi rank yang baik  Mengunggah foto asli juga bisa memberi pengaruh pada keputusan pengguna untuk membeli jasa atau produk Anda. pada pencarian yang relevan. Anda tidak disarankan menggunakan gambar logo bisnis Anda sebagai gambar utama. 

4. Perhatikan Hak Cipta Image

Penting untuk Anda perhatikan hak cipta image atau gambar yang Anda masukkan dalam halaman website. Apalagi gambar yang Anda dapatkan dari online source. Pastikan gambar-gambar tersebut memiliki keterangan yang jelas ketika Anda mengunduhnya, daripada nanti Anda harus digugat secara hukum. Denda gugatan hukum sangat mahal, jadi lebih baik dihindari konflik ini. Selain itu, untuk foto asli yang Anda miliki, pastikan juga Anda memiliki lisensi atau hak paten sehingga tidak dapat diakui oleh orang lain

5. Deskripsikan Nama File Image dengan Jelas

SEO masih memiliki hubungan yang erat dengan nama file yang deskriptif dan kaya akan kata kunci atau keywords. Penting untuk mendeskripsikan nama file image dengan jelas, sehingga dapat membantu Google atau SERP untuk mengindeks gambar website atau blog Anda menjadi lebih mudah dan meningkatkan nilai SEO Anda. Tanpa nama file yang sesuai, bagaikan Anda memesan roti kukus tanpa diberikan isian apa pun di dalamnya. Pasti terasa hambar.

Biasanya nama file gambar Anda misalnya seperti “IMG_711029” atau yang serupa lainnya.  Anda bisa memperbaikinya dengan deskripsi nama seperti “Body Lotion varian Rose botol 100 ml”.  Memberikan nama di setiap file image yang Anda unggah memang akan memakan waktu, tetapi jangan biarkan peluang SEO Anda hilang begitu saja

6. Tuliskan Alt Text yang SEO-friendly

Peran Alt Text (teks alternatif) hampir sama dengan nama judul image yang sudah dibahas sebelumnya. Alt Text ini berguna untuk memberikan deskripsi ketika gambar gagal dimuat saat pengguna membuka halaman website atau blog Anda. Entah disebabkan karena jaringan internet yang kurang baik, device pengguna yang kurang mendukung, atau sebab lainnya.  Alt text yang Anda tulis sebaiknya relevan dengan topik atau boleh juga mengandung kata kunci yang sesuai dengan target SEO Anda. Anda dapat mempelajari lebih lanjut panduan lengkap alternative text dan pengaruhnya dalam SEO.  

7. Buatlah Struktur URL Image Anda yang baik

Google memahami gambar Anda melalui jejak indeks URL, maka buatlah penataan folder struktur URL image Anda dengan baik, jelas, dan logis. Ada pun update yang menjelaskan bahwa mereka akan mulai memberikan peringkat pada gambar yang relevan. Misalnya, Anda sebagai pemilik halaman website dari toko fashion online dari beragam merek produk. Kami menyarankan Anda untuk membuat folder kategori terkait url produk Anda, seperti “dress panjang wanita”, “celana panjang pria”, “celana pendek”, “koleksi musim panas”, dan kategori lainnya.

8. Perhatikan Headers dan Meta Descriptions

Headers , subheaders, dan bahkan meta description juga memiliki pengaruh terhadap  algoritma pencarian gambar pada Google. Biasanya akan muncul sebagai snippet info yang relevan dengan topik pencarian pengguna. Proses ini seperti pada saat Anda memberikan topping meses coklat pada roti kukus Anda tadi, bisa jadi semakin menggugah selera pengguna untuk menyantapnya.  

Pro Tip: Buatlah meta deskripsi dengan menggunakan kata kunci yang ditargetkan dan frasa-frasa yang sifatnya seperti clickbait. Hal ini akan membuat Anda memiliki potensi untuk menaikan rasio click-through rate (CTR) Anda jika sudah berada di halaman pertama.

9. Tambahkan Tag Image pada Sitemap

Setelah Anda melakukan semua tips di atas, ada lagi tips yang jarang awam lakukan pada saat optimasi (termasuk saya sendiri). Optimasi image ini dilakukan dengan pengerjaan dari sisi koding html sitemap halaman website atau blog Anda. Google akan melakukan indexing dan crawling pada Image Anda jika Anda menambahkan tag URL image pada sitemap. Traffic website atau blog Anda pun sudah pasti bertambah. Misalnya seperti di bawah ini.

<url>

    <loc>http://example.com/sample.html</loc>

    <image:image>

      <image:loc>http://example.com/picturename.jpg</image:loc>

      <image:caption>Couple are eating rainbow birthday cake</image:caption>

      <image:geo_location>Amiens, France</image:geo_location>

      <image:title>Celebrating birthday in France</image:title>

      <image:license>http://example.com/image-license</image:license>

    </image:image>

  </url>

</urlset>

Tidak perlu khawatir jika tips no 9 ini tidak Anda lakukan karena kami yakin kemampuan coding dan bahasa pemograman memang membutuhkan skill khusus dan passion secara pribadi. Secara pribadi, jika penamaan file gambar sudah baik dan tepat, serta Anda selalu membuat teks alternatif (alt text), sudah dipastikan gambar Anda teroptimasi.

Semoga Anda bisa mempraktikan tips-tips ini pada saat melakukan optimasi website atau blog Anda sehingga mendapatkan hasil trafik yang meningkat dan posisi ranking di halaman pencarian paling pertama. Ingat selalu, sebuah gambar yang Anda unggah memiliki 1000 nilai SEO, bagaimana jika Anda unggah lebih dari 100 gambar, berapa banyak nilai SEO yang akan Anda dapatkan setelah optimasi ? Mari semangat membuat konten dan salam sukses!

Penulis: Margaretta Riri
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *