Mengenal Konsep Conversion Rate dan Cara Optimasinya

Panduan Lengkap Cara Meningkatkan Conversion Rate

Apakah Anda memiliki bisnis online? Pernah membuat campaign marketing secara online dan ingin tahu apakah berhasil atau tidak? Nah, Conversion rate adalah salah satu faktor yang dapat membantu Anda untuk mengetahuinya!

Artikel ini akan membantu Anda untuk lebih memahami tentang apa itu conversion rate, apa saja jenis conversion, cara menghitungnya, manfaatnya, dan juga cara-cara untuk meningkatkan conversion rate untuk kampanye marketing online Anda. Oleh karena itu, mari kita mengenal conversion rate lebih dalam! 

Apa itu conversion rate?

Definisi dari conversion sendiri adalah sebuah situasi dimana target audiens Anda melakukan tindakan atau aksi (action) yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Dalam hal ini, tindakan (action) pengunjung yang dimaksud adalah tindakan seperti terjualnya produk atau jasa yang Anda tawarkan melalui website bisnis Anda.

Dengan demikian, conversion rate adalah persentase tentang seberapa efektif halaman bisnis untuk menarik pengunjung melakukan suatu tindakan yang menguntungkan pemilik bisnis. 

Karena memiliki persentase yang dapat dihitung, maka conversion rate menjadi salah satu parameter yang lebih akurat dari sekadar intuisi pribadi atau ilmu kira-kira apakah halaman website Anda efektif atau tidak. Conversion rate juga merupakan salah satu metrik KPI strategi SEO.

Conversion rate formula

Demi mendapatkan angka pasti sebagai parameter keberhasilan halaman website Anda untuk menarik tindakan pengunjung, Anda bisa menghitungnya dengan rumus di bawah ini:

Coversion rate = (jumlah pengunjung yang melakukan konversi : total pengunjung halaman website) x 100%

Mari kita ambil satu contoh. Misalnya, ada 1.000 orang total pengunjung website dan 35 orang di antaranya melakukan transaksi pembelian di website Anda. Dari data yang ada, conversion rate website Anda adalah:

(jumlah conversion : total pengunjung halaman website)x 100% =conversion rate
(35 : 1.000) x 100%= 3,5%

Conversion rate website Anda adalah 3,5%. Angka ini termasuk hasil conversion rate yang baik bagi sebuah website. Mengapa? Karena berdasarkan hasil riset Wordstream, rata-rata conversion rate dalam semua bidang industri adalah 2,35%. Pada kenyataannya, ada yang conversion rate-nya lebih tinggi. Hal ini disebabkan semakin tinggi conversion rate berarti semakin besar pula keuntungan yang didapat oleh bisnis Anda.

Manfaat metrik conversion rate

Mengetahui seberapa efektif website Anda akan memberikan manfaat yang akan membantu Anda dalam memutuskan langkah yang harus Anda ambil di waktu yang akan datang. Conversion rate adalah salah satu metrik yang penting. Maka dari itu, Anda pun harus mengetahui beberapa manfaat conversion rate di bawah ini;

1. Menjadi tolok ukur profit kegiatan digital marketing

Anda tentu menginginkan profit yang optimal dari segala kegiatan digital marketing yang dilakukan untuk website Anda. Dengan mengetahui conversion rate, maka Anda pun akan mengetahui berapa persentase yang harus dicapai atau dilampaui untuk menghasilkan keuntungan. Oleh karena itu, Anda pun akan mengetahui kegiatan digital marketing apa saja yang perlu atau tidak perlu lagi dilakukan untuk mendukung bisnis website Anda!

Misalkan saja Anda membayar iklan $1.000 untuk mendatangkan 550 pengunjung untuk website Anda. Apabila dari pengunjung tersebut ada yang melakukan transaksi dan berhasil mencapai target conversion rate, maka Anda bisa memutuskan untuk menggandakan pengeluaran untuk iklan tersebut. Jika ternyata hasilnya tidak memuaskan, maka budget atau anggaran $1.000 tersebut lebih baik disimpan untuk iklan yang lebih penting di kemudian hari.

2. Menjadi pengukur kinerja website Anda

Seperti yang sebelumnya disebutkan, bahwa rata-rata semua industri conversion rate-nya adalah 2,35%, maka Anda harus mencapai atau melampaui angka tersebut agar kinerja website dapat disebut berhasil. Jika rata-rata tingkat presentase konversi Anda sangat rendah, tentu Anda harus memperbaiki strategi konten marketing atau strategi on-page SEO website Anda.

3. Mengidentifikasi hal yang perlu ditingkatkan

Conversion rate yang rendah dapat menjadi tanda bahwa ada komponen-komponen website Anda yang belum maksimal. Hal tersebut kemungkinan dapat terjadi apabila landing page website Anda kurang menarik, produk kurang menarik, iklan kurang kreatif, dan lain sebagainya. Nah, dengan conversion rate, Anda pun dapat mengetahui kira-kira apa saja hal-hal seperti di atas yang perlu ditingkatkan lagi dan membawa hasil conversion rate yang tinggi.

Jenis-jenis conversion rate

Seperti yang sebelumnya disebutkan, conversion rate sangat berguna untuk menjadi parameter kegiatan digital marketing. Oleh sebab itu, muncullah berbagai jenis conversion rate seperti di bawah ini.

1. Overall Conversion Rate

Jenis pertama adalah overall conversion rate. Jenis ini, sesuai namanya, mengukur seberapa baik dan efektif website Anda untuk bisa mengkonversi traffic (lalu lintas pengunjung website) dari segala sumber.

2. Marketing Channel Conversion Rate

Di zaman sekarang ini, setiap media sosial pasti memiliki fasilitas iklan seperti Google Ads, TikTok Ads, Facebook Ads, Twitter Ads, Instagram Ads, dan masih banyak lagi. Dari situ, Anda bisa mengecek sendiri mengenai saluran iklan mana yang paling efektif untuk website Anda.

3. Page-level Conversion Rate

Masing-masing halaman website memiliki catatan performa yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, Anda dapat membuat dan menentukan halaman mana saja yang dibuat untuk menarik pengunjung website Anda dan menaikkan conversion rate-nya.

Halaman website yang menarik tersebut salah satunya dipengaruhi oleh menarik atau tidaknya konten marketing yang Anda buat. Maka, ada baiknya Anda mempelajari betapa penting dan bagaimana cara membuat konten marketing yang menarik.

4. Campaign Conversion Rate

Jenis conversion rate ini dapat menjadi acuan untuk menganalisis apakah iklan yang Anda buat memberikan dampak yang positif kepada website Anda.

5. Individual Ad Conversion Rate

Jenis conversion rate yang satu ini masih berhubungan dengan ranah digital marketing. Namun, matriks ini dapat membantu Anda untuk menganalisis hal yang lebih mendetail seperti copywriting dalam iklan website Anda.

6. Keyword Conversion Rate

Keyword conversion rate merupakan jenis conversion rate yang sangat spesifik. Hal ini dikarenakan Anda bisa menganalisa keyword (kata kunci) mana saja yang efektif untuk meningkatkan conversion rate website Anda dan layak untuk dioptimasi. Selain menganalisa keyword, Anda juga perlu mengetahui perihal keyword density.

Baca juga: Panduan Lengkap Keyword Difficulty yang Perlu Anda Ketahui

Perbedaan Conversion Rate (CR) vs Click Through Rate (CTR)

Pembahasan yang hampir sama membuat orang-orang bingung tentang perbedaan CR dan CTR. Apakah Anda sudah mengetahui apa perbedaan conversion rate dengan click through rate?

Singkatnya, CTR adalah parameter untuk menghitung berapa banyak klik yang pengunjung website Anda lakukan untuk mendarat di landing page Anda. Karena CTR lebih menitikberatkan kepada jumlah klik, maka hasil dari perhitungannya ditujukan untuk mengetahui persentase tindakan pengunjung sebelum memasuki website. Sehingga, CTR belum bisa dikatakan menjadi penentu apakah suatu website berhasil atau tidak.

Untuk mengerti konsep CTR dengan lebih detil, Anda bisa membaca panduan lengkap konsep CTR yang perlu Anda ketahui di sini.

Berbeda dengan CTR, Conversion rate fungsinya adalah menghitung banyaknya transaksi atau tindakan conversion yang terjadi setelah pengunjung memasuki halaman website. Walaupun klik belum bisa jadi penentu, tetapi pada kenyataannya klik-klik tersebut berpotensi mendongkrak conversion. Hal ini juga berarti adanya potensi keuntungan yang lebih besar bagi bisnis Anda.

CR dan CTR sama pentingnya. Dua hal ini harus tumbuh seiring agar menghasilkan profit yang diinginkan karena memang saling mempengaruhi satu sama lainnya. 

15 Cara Meningkatkan Conversion Rate

Semakin tinggi conversion rate, maka semakin besar keuntungan yang dihasilkan website Anda. Produk atau jasa yang Anda tawarkan di website bisa menaikkan conversion rate yang alami apabila pengunjung website Anda sudah memiliki kepercayaan terhadap produk maupun jasa Anda.

Namun, apabila ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk menaikkan tingkat konversi Anda, maka  semakin besar keuntungan yang didapat dan semakin banyak pula pengunjung baru yang akan mau melakukan transaksi atau engagement di website Anda. Berikut ini adalah 15 cara untuk meningkatkan conversion rate website Anda;

1. Menggunakan pop-up yang muncul di halaman website

Pop Up MarketingOnline.com untuk meningkatkan conversion rate

Pop up adalah banner atau papan iklan yang muncul ketika Anda membuka suatu halaman website. Apabila pop up didesain dengan menarik, copywriting yang tepat, dan juga dibarengi dengan penawaran (diskon atau promosi) yang sulit ditolak maka besar kemungkinan pengunjung website Anda akan penasaran dan ingin tahu lebih jauh. Sehingga pada akhirnya, pengunjung website tersebut memutuskan untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

2. Membuat konten CTA (Call to Action)

Jenis CTA untuk meningkatkan conversion rate website

CTA atau Call to Action adalah sebuah ajakan agar pengunjung website Anda melakukan sesuatu yang Anda sarankan/ perintahkan. Dalam sebuah halaman website, CTA dapat berupa gambar, tulisan atau teks, tombol, dan lain sebagainya yang memiliki daya tarik kuat bagi pengunjung website.

CTA dalam bentuk teks atau tulisan diyakini lebih efektif untuk meningkatkan conversion rate dibandingkan dengan CTA berbentuk banner yang terletak di bawah halaman website. 

Sering dianggap sebelah mata, tetapi CTA pada kenyataannya merupakan salah satu faktor krusial untuk meningkatkan conversion rate website Anda. Mengapa? Karena CTA berfungsi untuk memandu pengunjung website agar mereka tahu apa saja hal yang harus dilakukan.

3. Membuat akses customer cervice yang mudah bagi pengunjung website

Live chat software untuk meningkatkan tingkat konversi

Memang penjelasan lengkap sudah ditulis pada halaman website, tetapi sifat natural manusia pasti akan lebih “legowo” jika mendapatkan jawabannya secara langsung. Maka pasti akan lebih menyenangkan bagi pengunjung website apabila mereka dapat melakukan tanya jawab lewat akses yang mudah kepada customer service yang siap sedia di kolom live chat customer service online.

Baca juga: 12 Software Live Chat Terbaik Untuk Meningkatkan Conversion Rate

Selain pengunjung bisa mendapatkan jawaban secara langsung, customer service pun bisa mempersuasi agar pengunjung makin mantap untuk melakukan transaksi di website Anda melalui jendela chat bantuan. Pengunjung di satu sisi butuh diyakinkan bahwa mereka sudah mengambil keputusan terbaik dengan membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. 

4. Melakukan uji coba (A/B Test) landing page

Landing Page merupakan salah satu faktor yang penting untuk menentukan tinggi atau rendahnya conversion rate. Selain itu, halaman website ini memang sengaja didesain untuk meningkatkan CR bagi bisnis. Anda disarankan untuk membuat lebih dari satu macam landing page dan menguji semuanya. Berikan elemen yang berbeda seperti promosi, konten, alur, dan copywriting. Setelah itu, Anda akan bisa melihat landing page yang mana yang menghasilkan conversion rate yang lebih tinggi dan bisa memutuskannya.

5. Membuat promosi melalui live chat support

Ada kemungkinan pengunjung website tidak sengaja melewatkan informasi mengenai promosi yang sedang berlangsung di website Anda. Sehingga, di sinilah operator chat bantuan berperan sebagai pengingatnya. Bantu pengunjung website untuk mengetahui promosi super menarik dan yakinkan kalau mereka tidak boleh melewatkannya!

6. Mengoptimalkan artikel potensial website Anda

Seiring dengan berjalannya waktu dan pembuatan berbagai macam artikel, maka Anda bisa menganalisa artikel-artikel mana saja yang mendapatkan traffic tinggi di website Anda melalui Google Analytics. Identifikasi artikel-artikel potensial yang memiliki trafik tinggi tetapi belum maksimal conversion rate-nya. Dengan demikian, artikel-artikel potensial tersebut nantinya bisa meningkatkan conversion rate website Anda.

Baca juga: Berikut Adalah Skill Penting yang Harus Dikuasai Digital Marketer!

7. Melakukan re-marketing

Pengunjung website Anda meninggalkan website tanpa membeli? Tentu Anda tidak perlu kecewa dan berkecil hati! Apabila Anda menggunakan Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, dan lain sebagainya, maka iklan tentang website Anda akan muncul secara langsung saat pengunjung website kamu memasuki website, media sosial, dan aplikasi yang mereka buka setelah keluar dari website Anda.

Remarketing ini bertujuan untuk mempertahankan keinginan membeli baik bagi para  pengunjung website yang potensial maupun pengunjung website yang sudah menjadi pelanggan.

8. Headline website menyampaikan pesan utama bisnis Anda

Makin banyak pengunjung website yang makin sadar akan pentingnya nilai suatu perusahaan. Apakah nilai tersebut sejalan dengan prinsip mereka ataukah tidak cocok sama sekali. Maka dari itu, headline website menjadi komponen penting untuk menyampaikan nilai perusahaan secara jelas yang diharapkan nantinya akan menjadi nilai yang dijunjung pula oleh pengunjung website Anda.

Contohnya, apabila perusahaan atau bisnis Anda mengusung tema go green, maka Anda harus mengatakannya dengan jelas melalui headline. Selain itu, pastikan produk Anda pun berasal dari bahan-bahan yang ramah lingkungan atau berasal dari barang daur ulang.

9. Mengatur ukuran dan warna untuk tombol CTA website

Pengaturan ukuran dan warna tombol atau button di halaman website Anda berkaitan juga dengan kegiatan CTA yang sudah dibahas sebelumnya. Dengan mengatur ukuran tombol lebih besar dengan warna yang kontras, maka lebih besar pula kemungkinan tombol tersebut terlihat oleh pengunjung website dan menarik mereka untuk mengklik dan mengikuti CTA yang disarankan.

Baca juga: Panduan Lengkap Pemilihan Warna Pada Website Anda

10. Memperhatikan tata letak (layout) elemen website

Setelah mengatur ukuran dan warna tombol, yang tidak kalah pentingnya adalah menempatkan elemen-elemen penting seperti tombol dan kolom formulir di tempat yang terlihat jelas pada halaman website Anda. Hal ini dilakukan agar elemen-elemen tersebut tidak terlewati oleh pengunjung yang bisa jadi merupakan calon pelanggan potensial Anda. Anda dapat mempelajari konsep UI dan UX terlebih dahulu agar dapat merancang tata letak yang baik untuk website.

11. Menggunakan foto dan gambar dengan kualitas resolusi tinggi

Halaman website Anda akan menjadi sangat jelas dan estetik apabila ada foto atau gambar berkualitas tinggi tentang produk atau jasa Anda. Selain unsur estetika, foto atau gambar ini akan sangat membantu pengunjung untuk lebih memahami produk atau jasa yang ingin mereka beli.

Jangan menaruh gambar buram karena selain tidak jelas, gambar buram juga membuat halaman website Anda terkesan kurang kredibel/ bonafide. Selain itu, pakailah gambar atau foto produkmu sendiri. Jangan asal comot dari internet ya! Karena sebagian besar gambar di internet memiliki hak ciptanya sendiri.

Jika Anda membutuhkan stock foto gratis yang bisa digunakan tanpa melanggar hak cipta, Anda dapat menggunakan free royalty stock foto berikut ini.

12. Membuat konten video atau animasi

Manusia adalah makhluk visual. Selain foto atau gambar yang menarik, video atau animasi di landing page website Anda pastinya akan menambah rasa ingin tahu dan ketertarikan pengunjung website. Apalagi, jika video atau animasi yang ada di website Anda dikemas secara apik dan kreatif! Bukan hanya pengunjung potensial jadi tertarik, tetapi akan ada banyak trafik dari pengunjung baru yang mau melihat video/ animasi di landing page website Anda tersebut! Pelajari cara membuat video animasi di sini! Ini adalah awal yang baik, karena traffic yang tinggi bisa meningkatkan kemungkinan CR menjadi tinggi pula.

13. Memastikan website Anda bekerja dengan baik di perangkat mobile

Tidak semua pengunjung website Anda melakukan browsing lewat komputer atau laptop. Di zaman sekarang ini, smartphone adalah perangkat mobile yang sangat penting dan terus dibawa ke mana saja untuk berbagai macam keperluan. Oleh karenanya, sangat penting bagi website Anda untuk bekerja secara baik dan optimal di smartphone. Pastikan landing page aman dan juga transaksi bisa dilakukan dengan lancar di manapun dan kapanpun pengunjung website Anda berada.

Baca juga: Panduan Lengkap Content Management System (CMS) untuk Pemula

14. Memastikan arus yang lancar dalam proses konversi

Proses yang bertele-tele sangat membosankan dan bisa membuat seseorang batal untuk melakukan transaksi di website. Jangan sampai website Anda melakukan hal seperti ini. Pastikan proses melakukan konversi di website Anda lancar dan tidak melewati proses yang terlalu banyak langkahnya dan rumit. 

Misal, Anda ingin melakukan pembayaran. Namun, di tengah proses menuju ke laman pembayaran, Anda harus mengisi formulir data diri yang rumit dan super banyak. Anda pasti akan berpikir bahwa proses ini terlalu membuang waktu dan membuat niat Anda pudar. Hal seperti ini sangat tidak disarankan karena bisa menurunkan conversion rate suatu website.

15. Membuat penawaran yang kreatif

Penawaran yang kreatif dan out of the box tidak kalah penting dengan berbagai macam cara sebelumnya! Karena penawaran ini yang bisa meyakinkan dan membuat pengunjung website Anda memutuskan akan membeli produk atau jasa Anda dengan tekad yang bulat dan merasa akan sangat rugi apabila melewatkannya!

Jangan pernah lelah untuk terus mengamati apa trend yang sedang marak di kalangan target market Anda. Kunci dari menghasilkan ide penawaran yang kreatif dan out of the box adalah dengan mempelajari karakteristik target audiens Anda dan memadukannya dengan trend yang sedang berlangsung. Teruslah belajar dan lihat kesempatan dari segala perspektif atau sudut pandang.

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, Anda pasti mengetahui bahwa conversion rate adalah salah satu parameter kesuksesan yang penting dan butuh segenap usaha untuk mencapainya. Namun, ketahuilah bahwa usaha yang Anda lakukan demi mencapai itu semua tidak akan sia-sia karena conversion rate yang tinggi berarti kampanye marketing online Anda sukses dan pastinya membawa keuntungan yang besar bagi bisnis online Anda!

Selamat mencoba dan salam sukses!

Penulis: Tami Kira
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *