Panduan Lengkap SEO Youtube Untuk Meningkatkan Viewers

SEO YouTube

Sebelum membahas SEO YouTube, coba cari tahu siapa yang tidak kenal dengan kanal media sosial satu ini! Di era digital, ada banyak anak-anak sampai remaja yang memiliki mimpi untuk menjadi content creator YouTube! Mengapa demikian? Selain menyajikan konten hiburan dan edukasi, YouTube juga kerap kali digunakan untuk mempromosikan suatu usaha, jasa, dan juga produk. Maka dari itu, tidak terhitung jumlah influencers, food vlogger, beauty vlogger and enthusiast, gamers, edukator, dan juga public figure menggunakan YouTube sebagai salah satu platform yang menjanjikan dalam dunia media sosial.

Penting bagi penggelut media sosial untuk mengetahui bagaimana cara untuk memaksimalkan YouTube sebagai mesin pencari terbesar nomor 2 dan juga sebagai media sosial penunjang konten dan juga bisnis. Mengapa? Karena treatment yang baik dan tepat dapat membuat konten dan juga bisnis usaha Anda “terlihat” dengan views yang banyak dan menjadi nomor 1 di kalangannya! Salah satunya adalah dengan mempelajari Search Engine Optimization (SEO) YouTube.

Contents

Apa itu SEO YouTube?

Search Engine Optimization (SEO) sendiri adalah cara yang digunakan untuk mengoptimalkan sebuah artikel ataupun konten web agar muncul di halaman pertama Search Engine Results Pages (SERPs). Sehingga SEO YouTube merupakan cara yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan video konten di YouTube agar bisa masuk dalam halaman pertama SERP Youtube.

Mengapa muncul di halaman pertama SERPs penting? Karena saat video Anda muncul di halaman pertama dan bahkan menempati posisi ranking 1 di halaman hasil pencarian adalah sebuah gerbang bagi calon audiens potensial masuk, melihat-lihat konten video yang tersedia, dan subscribe channel YouTube Anda.

Langkah-Langkah Teknik YouTube SEO

Anda sekarang mengetahui betapa pentingnya YouTube SEO untuk konten video Anda. Kemudian, bagaimana cara menaikkan rank (peringkat) video Anda? Simak beberapa teknik Youtube SEO di bawah ini:

​​Lakukan langkah-langkah di bawah ini supaya video YouTube Anda memiliki performa yang maksimal dan menempati posisi pertama di halaman hasil pencarian!

1. Lakukan Riset Kata Kunci atau Keyword untuk Video

Seperti usaha memaksimalkan SEO pada website, SEO YouTube juga membutuhkan riset kata kunci atau keyword untuk video Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui tema atau topik utama yang akan Anda bahas dalam video Anda. Setelah mengetahui topik utama, Anda bisa melakukan pencarian kata kunci atau keyword yang sesuai. Anda juga bisa menggunakan Google Trends dan YouTube Analytic yang dapat membantu Anda untuk menemukan keywords terkait topik Anda yang sedang populer.

2. Buat Channel YouTube Anda dengan Menggunakan Kata Kunci

Hal terpenting untuk memaksimalkan SEO YouTube adalah dengan memiliki channel YouTube. Buatlah channel yang sesuai dengan tujuan Anda dan jangan lupa untuk memberikan nama channel yang menarik, eyecatching, dan juga sesuai dengan tujuan channel YouTube Anda. Jika bisa, masukanlah kata kunci pada nama channel Anda.

3. Gunakan Target Keyword Sebagai Nama File Video

YouTube tidak bisa atau belum bisa “menonton” video yang akan Anda upload. Maka dari itu, diperlukan kata-kata tertulis yang tepat agar YouTube bisa membaca seolah-olah menonton video Anda. Algoritma YouTube membaca teks yang Anda input untuk mengetahui informasi dan kode-kode mengenai video tersebut saat Anda menguploadnya.

Contohnya, Anda memiliki file video berjudul “VlogMarketingOnline2021-final.mov”. Kemudian target keyword yang Anda inginkan adalah “SEO untuk pemula”.

Maka, ganti nama file video Anda menjadi “SEO untuk pemula” yang diikuti dengan format file video yang Anda inginkan seperti .MOV, .MP4, .WMV, dan lain sebagainya yang compatible dengan setting YouTube. 

Hal ini terdengar sungguh sangat sepele, namun sangat-sangat berpengaruh. Jadi, sekarang saatnya kalian harus mengganti nama file kalian dengan menyisipkan kata kunci di dalamnya.

4. Optimasi Halaman Channel Page YouTube

Banyak subscribers yang tertarik dengan halaman YouTube yang bagus dan menarik. Hal lain yang membuat mereka makin tertarik adalah dengan melihat jumlah subscribers yang menunjukkan bahwa memang channel YouTube Anda memiliki konten yang menarik dan juga terlihat profesional.

Baca juga: Apa itu Content Marketing ?

Ada banyak cara supaya konten Anda menarik, misalnya dengan membuat konten yang sedang viral, konten tidak biasa yang membuat netizen tercengang, konten yang membangkitkan rasa nostalgia, dan masih banyak lagi! Tentunya membuat konten juga harus memperhatikan kaidah atau aturan-aturan yang berlaku supaya channel YouTube Anda tidak bermasalah.

5. Sebutkan Target Keyword dalam Video Anda

Video yang tidak menyebutkan target keyword di dalamnya tidak akan menghasilkan SEO YouTube yang optimal karena target keyword tersebut tidak akan muncul di dalam caption maupun juga transkrip. Padahal, kedua komponen tersebut merupakan hal-hal yang sangat penting bagi kesuksesan SEO YouTube.

Ada kalanya mempersiapkan sebuah transkripsi sebelum membuat video akan sangat membantu. Dengan transkripsi yang disiapkan sebelumnya, target keyword bisa disebutkan dengan lebih natural, teratur, tertata, dan tidak overcrowding, sehingga konten memiliki keyword density yang baik. Kemudian, akan lebih baik apabila target keyword ini disebutkan pada bagian awal video Anda.

6. Upload Konten Video yang Menarik dan Berkualitas Baik

Langkah selanjutnya adalah mengupload video! Video Anda harus memiliki kriteria seperti di bawah ini:

  • Konten yang dikemas secara menarik
  • Kualitas video yang baik
  • Editing yang kreatif
  • Durasi yang tidak berlebihan, kecuali memang pembahasan di dalam video banyak atau memang ada monetisasi
  • Video harus orisinil atau memiliki izin apabila memuat karya pihak lain
  • Video yang sesuai dengan selera penonton akan membuat mereka loyal dan menunggu konten video Anda selanjutnya. Maka dari itu selera penonton sebaiknya menjadi bahan pertimbangan

7. Gunakan Target Keyword yang Ditautkan secara Natural dalam Judul Video Anda 

Selain menyebutkannya di dalam video, target keyword Anda juga sebaiknya ditautkan atau diselipkan secara natural dalam kolom judul video YouTube Anda. Mengapa seperti itu? Karena hal pertama yang akan membuat orang memutuskan akan melihat video YouTube Anda adalah judul Anda. Apakah judul tersebut sesuai dengan kebutuhan orang tersebut atau tidak.

Walaupun keyword sangat penting untuk diselipkan dalam judul, tetap perlu diingat bahwa judul yang baik dan terkait dengan kebutuhan netizen adalah yang utama. Maka Anda harus sangat mempertimbangkan judul apa yang baik, eye catching, dan juga mengandung target keyword sebelum mengupload video Anda ke YouTube.

Perlu diingat, judul sebaiknya terdiri dari 60 karakter saja untuk menghindari pemotongan judul di halaman hasil pencarian.

8. Buat Deskripsi Video yang Menarik dan Sebaik Mungkin

Deskripsi pada YouTube hanya menampilkan 100 kata pertama dari total 1.000 karakter yang disediakan. Maka, Anda harus menempatkan poin-poin penting dan juga target keyword yang mendorong CTA (call to action) pada 100 karakter pertama tersebut dan membuat netizen mengklik “show more”. Transkripsi sebuah video ini  sangat berguna bagi penonton YouTube yang menonton video tanpa suara. 

Walaupun jumlah karakter yang disediakan YouTube adalah 1.000 karakter, Anda sebisa mungkin membuat deskripsi yang tidak terlalu panjang karena mayoritas orang-orang yang mengunjungi YouTube adalah penikmat visual, bukan pembaca tulisan. Selain itu, deskripsi yang optimal akan membantu video Anda untuk muncul pada sidebar “suggested videos”.

9. Gunakan Keyword yang Biasa Digunakan sebagai Tag Video Anda

Selain memberikan informasi kepada viewers video Anda, tag yang ada pada deskripsi video juga memberikan informasi YouTube. Tag-tag ini nantinya akan membantu penonton YouTube mengetahui apa pembahasan yang ada dan membantu YouTube untuk mengetahui konten dan konteks di dalam video Anda.

Pakailah tag-tag yang relevan dan tidak berlebihan, apalagi kalau tag yang digunakan hanya modal viral saja dan hanya mementingkan views yang banyak. Jangan sampai video Anda mendapatkan penalti karena menggunakan terlalu banyak tag yang tidak relevan.

Tag dan hashtag yang tepat dapat membantu YouTube untuk memahami konteks video yang Anda unggah. Oleh karena itu, Anda perlu memasukkan kata kunci utama dan beberapa kata kunci terkait lainnya.

10. Upload Thumbnail Image yang Menarik untuk Tautan (Link) Hasil Video Anda

Kesan pertama yang baik atau first impression berlaku dalam banyak aspek kehidupan, begitu juga dengan video Anda! Ketika viewers YouTube memilih video mana yang ingin mereka tonton, thumbnail image yang berisi judul, target keyword, dan juga image yang menggambarkan isi video sangat menentukan apakah viewers tersebut akan memilih video Anda atau tidak. Selain itu, thumbnail image yang menarik juga dapat meningkatkan jumlah klik pada video Anda!

Thumbnail image yang direkomendasikan adalah yang memiliki ukuran 1280×720 pixel, memiliki rasio 16:9, dan juga memiliki ukuran lebih kecil atau setara dengan 2MB dengan pilihan format .jpg, .png, .gif, .bmp.

11. Tambahkan Subtitle (Terjemahan) dalam Berbagai Bahasa dan Gunakan File SRT

Subtitle bukanlah suatu keharusan, apalagi jika video yang Anda upload adalah video yang menggunakan bahasa negaranya. Namun, subtitle ini bisa membantu viewers YouTube yang tidak bisa mendengar dengan baik.

Selain itu, seperti yang dibahas sebelumnya, teks dalam video dapat membantu YouTube untuk memaksimalkan SEO YouTube dengan memasukkan keyword yang penting. 

12. Ajak Audiens untuk Menonton Video Anda yang Lain dengan Menggunakan Cards dan End Screens

Perlu bantuan tambahan untuk video Anda agar ditonton oleh lebih banyak orang? Ajak audiens Anda lewat cards! Anda bisa menggunakan 5 cards untuk satu video dengan 6 tipe cards yang ada di YouTube:

  • Channel cards yang akan mengarahkan audiens ke channel yang berbeda
  • Donation cards yang membantu pengumpulan dana untuk organisasi non-profit
  • Fan funding dari viewers untuk berkontribusi membantu Anda dalam membuat konten YouTube
  • Link cards yang dapat mengarahkan viewers Anda ke situs eksternal, seperti situs penjualan merchandise dan lain sebagainya
  • Poll cards yang dapat meminta viewers Anda untuk voting
  • Video atau playlist cards yang dapat menghubungkan konten-konten YouTube lain yang sama atau satu topik

Selain cards, ada juga end screens yang berfungsi untuk mempromosikan  video-video Anda yang lainnya dalam waktu 5 – 20 detik di akhir video Anda.

13. Promosikan Video Anda

Langkah selanjutnya adalah promosi! Sebaik apapun cara yang sudah Anda upayakan untuk SEO YouTube, hal-hal tersebut tidak akan ada artinya jika channel YouTube Anda tidak memiliki penonton dan subscribers. Maka dari itu skill digital marketing dan promosi akan sangat penting untuk menarik audiens agar menjadi penonton dan juga subscribers channel YouTube Anda.

Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk promosikan video tersebut? Berikut ini cara mempromosikan video YouTube Anda;

  • Promosikan melalui media sosial yang tepat. Ada Instagram dan juga Twitter yang memiliki banyak pengguna. Ada juga TikTok yang kini sedang naik daun di dunia media sosial. Sesuaikan media sosial yang akan Anda gunakan dengan target penonton video YouTube Anda.
  • Buat iklan. Hal ini dilakukan apabila Anda memiliki dana yang disediakan untuk promosi video YouTube Anda. Iklan ini bisa dibuat melalui Google AdSense.
  • Bentuk komunitas. Hal ini bisa dilakukan apabila Anda sudah memiliki subscribers tetap. Komunitas akan membantu Anda dalam promosi karena orang-orang yang terkumpul dalam komunitas itu adalah target penonton yang terfokus.
  • Influencer marketing atau menjalin kerja sama dengan vloggers atau KOLs. Hal ini juga dapat dilakukan ketika Anda memiliki dana promosi dan juga kerja sama dengan vloggers atau KOLs. Kenapa vloggers dan KOLs? Karena pada dasarnya mereka sudah memiliki fanbase tersendiri. Maka dari itu, Anda harus bijak memilih vloggers atau KOLs sesuai dengan target audiens Anda.

Baca juga:

14. Evaluasi Performa Video Anda

Terakhir, evaluasi performa video untuk video selanjutnya. Tentu saja Anda harus melakukan evaluasi video yang sudah diunggah di YouTube. Evaluasi ini akan membantu Anda untuk menentukan bagaimana treatment yang tepat untuk video selanjutnya. Apabila ada performa yang menonjol pada beberapa video Anda yang terkait, maka Anda bisa mencoba menerapkan treatment (baik editing, penulisan deskripsi, promosi, dan lain sebagainya) untuk video lainnya yang akan Anda unggah ke channel YouTube Anda.

Anda dapat menganalisis data-data video Anda dengan YouTube Analytics Tools. Di sana, Anda bisa mengetahui jumlah viewers, jumlah subscribers, banyak/ sedikitnya waktu tonton, jangkauan tiap video, dan juga engagement tiap video.

6 Tools SEO YouTube

Tidak perlu bingung untuk mengetahui perkembangan SEO YouTube maupun memonitor apa saja yang sedang terjadi di dunia digital. Coba gunakan 6 tools di bawah ini supaya SEO YouTube Anda maksimal!

1. Google Trend

Di Google Trend, Anda bisa menemukan topik-topik apa saja yang sedang banyak diperbincangkan oleh netizen.

2. VidIQ

VidIQ merupakan tools berbayar yang dapat mengoptimalkan video dengan menaikkan peringkatnya di YouTube. Anda bisa mengetahui detail informasi video Anda seperti engagement audiens, waktu yang dihabiskan menonton video, durasi video Anda diputar, dan lain sebagainya. Anda dapat menginstal VidIQ melalui ekstension Google Chrome.

3. YouTube Analytic

Layaknya Google yang memiliki alat analisanya sendiri, YouTube juga memiliki YouTube Analytic yang dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan video Anda. Seperti yang lain, YouTube Analytic juga dapat mengetahui engagement audiens, durasi video yang ditonton, jumlah subscribers baru, dan detail lainnya dari video YouTube Anda.

4. Serpstat

Serpstat dapat menganalisis lebih jauh dari pada tools lainnya. Tools yang berasal dari Swiss ini dapat menganalisis backlink, research keyword, analisis kompetitor, dan masih banyak lagi. Anda hanya perlu mendaftarkan data diri Anda untuk menggunakan tools ini, tetapi tidak begitu jelas disebutkan apakah tools ini berbayar atau tidak.

5. TubeBuddy

TubeBuddy adalah tools yang tersedia dalam versi gratis dan juga berbayar. Tools yang dapat diinstal melalui ekstension Google Chrome ini dapat menganalisis tags, tag explorer, pelacakan klik, backup, dan masih banyak lagi. 

6. Keyword Planner

Sebagai kunci utama SEO YouTube, keyword atau kata kunci harus dipikirkan secara matang. Keyword Planner dari Google Ads ini dapat menganalisis apakah video YouTube Anda berpotensi ditonton banyak orang atau tidak. 

Cara kerja Keyword Planner adalah Anda ketikkan keyword yang Anda inginkan, kemudian tools ini akan menampilkan data average monthly searches, competition, ad impression, dan top of bid dari keyword tersebut.

Simpulan

Seperti SEO yang dilakukan untuk mencapai halaman pertama mesin pencari atau bahkan peringkat pertama, belajar SEO YouTube dan menerapkannya dengan baik akan membuat video Anda ditonton oleh banyak orang.

Apalagi di masa sekarang ini, orang-orang sangat menikmati konten video yang viral/ sering ditonton oleh banyak orang lainnya. SEO YouTube dapat mendorong video Anda untuk berada di halaman pertama pencarian dan juga peringkat pertama dibandingkan video-video terkait lainnya. Semakin mudah ditemukan, maka semakin besar kemungkinan video Anda dipilih viewers YouTube untuk ditonton.

Traffic yang ramai ini akan mengundang banyak viewers lainnya dan bahkan subscribers baru. Dengan jumlah tayangan video yang tinggi dan subscribers yang banyak, channel YouTube Anda akan menjadi channel yang kredibel dan viral.

 Bagaimana? Apakah Anda sudah paham mengenai SEO YouTube dan cara mengotimalkannya? Sekarang waktunya Anda untuk mempraktekannya langsung untuk video channel YouTube Anda!

FAQ SEO YouTube

Apakah YouTube merupakan search engine?

Ya! YouTube dapat digolongkan sebagai search engine khusus untuk pencarian video. Bahkan, YouTube adalah search enginee besar kedua setelah Google.

Bagaimana Cara Menggunakan SEO YouTube

SEO YouTube dapat dimaksimalkan dengan cara membuat judul video yang memerhatikan target keyword, deskripsi yang jelas dan tepat sasaran keywordnya, dan juga konten video yang berkualitas. Dengan demikian video Anda bisa memiliki performa yang maksimal dan muncul di halaman utama mesin pencarian.

Jika salah satu video saya berperforma buruk, apakah hal tersebut akan berdampak buruk pada channel saya?

Belum tentu. Karena YouTube mempelajari aktivitas viewers yang menonton video Anda. Yang terpenting adalah merekomendasikan video-video yang terbaik sehingga banyak penonton yang menonton video Anda dan memutuskan untuk menonton video-video yang Anda rekomendasikan pula.

Bagaimana cara YouTube memilih video yang akan dipromosikan?

YouTube akan mempersempit kemungkinan video terbaik dengan menimbang banyak atau tidaknya penonton yang menyukai konten video Anda, aneka video yang mereka tonton dan tidak tonton, pengisian survei kepuasan dari YouTube, dan juga banyak atau tidaknya waktu yang mereka habiskan untuk menonton video.

Apakah mengubah judul atau thumbnail video dapat mengubah peringkat video dalam algoritma?

Ya! Karena seperti yang sudah dibahas, judul yang memiliki target keyword akan memiliki kesempatan lebih banyak untuk tampil di halaman utama mesin pencari. Begitu pula jika thumbnail menarik. Penonton akan memiliki keinginan untuk mengetahui isi video lebih jauh lagi apabila thumbnail video Anda mengandung konten yang membuat penonton penasaran.

Sudah Siap Menerapkan SEO YouTube?

SEO YouTube dapat dimulai apabila Anda sudah cukup mengerti dan melakukan langkah-langkah optimasi SEO YouTube.

Dimana Tempat Belajar SEO YouTube ?

SEO YouTube dapat dipelajari dari website-website yang menyajikan informasi seputar SEO, salah satunya adalah marketingonline.id. Atau, Anda bisa saja langsung mempraktekkannya dengan mengikuti langkah-langkah di atas.

Apa yang lebih penting, persentase penayangan rata-rata atau rata-rata durasi tonton?

YouTube menggunakan waktu tonton relatif dan mutlak. Itulah sebabnya YouTube merekomendasikan kreator agar membuat video dengan konten yang baik, menarik, berkualitas, dan memiliki durasi waktu yang sesuai. Agar video singkat dan panjang dapat meraih kesuksesan, video berdurasi singkat mementingkan waktu tonton relatif, sedangkan video berdurasi panjang mementingkan waktu tonton mutlak. 

Apakah Suka/Tidak suka memengaruhi cara video direkomendasikan?

Ya! Karena suka/ tidak suka menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan bagi YouTube untuk memilih video mana saja yang layak untuk direkomendasikan.

Apa Itu SEO YouTube?

SEO sendiri memiliki pengertian search engine optimization. Maka, SEO YouTube adalah sebuah upaya untuk mengoptimalkan suatu video yang diunggah ke YouTube agar muncul di halaman utama mesin pencarian YouTube.

Mengapa jumlah penayangan saya lebih rendah daripada jumlah subscriber?

Jumlah subscribers bukanlah cerminan banyaknya penonton. Karena penonton yang sudah mengklik tombol subscribe belum tentu akan terus datang ke channel YouTube Anda dan menonton video yang Anda buat. Penonton bebas untuk berlangganan ke banyak channel, tetapi belum tentu akan kembali ke channel Anda untuk menonton suatu video.

Apakah saya harus mengupload setiap hari atau minimal seminggu sekali?

Tidak! Peningatan jumlah penayangan semua video Anda tidak berbanding lurus dengan frekuensi penayangan. Karena yang terpenting bagi kreator adalah menjaga kualitas konten video yang dihasilkan. Jangan sampai Anda merasa jenuh.

Penulis: Tami Kira
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *