Panduan Lengkap Optimasi Off-Page SEO Untuk Pemula

Teknik Optimasi Off Page SEO

Seperti yang sudah Anda ketahui, melakukan kegiatan SEO website tidak memiliki waktu yang pasti untuk melihat hasilnya. Prosesnya bisa memakan waktu beberapa minggu atau bahkan bulan. Disarankan sekali agar Anda tidak hanya memikirkan berapa lama waktu untuk dapat hasil rank terbaik, namun lebih penting untuk memikirkan teknik optimasi mana yang sesuai Anda jalankan dengan target bisnis.

SEO / search engine optimization bisa menjadi proses yang sangat menakutkan ketika Anda tidak mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan ranking konten website Anda pada SERP Google / search engine lainnya. Salah satu teknik SEO yang perlu Anda persiapkan adalah Off-Page Optimization.

Apa itu Off-Page Optimization ?

Off-page optimization atau dikenal juga dengan off-site SEO adalah teknik optimasi yang dilakukan di luar website Anda dalam untuk mendapatkan ranking terbaik pada SERP dan publikasi yang luas. Optimasi SEO di luar website Anda ini adalah proses jangka panjang dan memerlukan waktu.

Mulai dari peningkatan pada popularitas atau promosi, relevansi, kualitas yang bisa dipercaya, dan sampai dengan meningkatkan otoritas website Anda.  Penting untuk diingat, kegiatan link building di sini sangat memberikan pengaruh yang signifikan.

On-Page SEO vs Off-Page SEO vs Technical SEO

One page seo VS off page SEO

On-page SEO , teknik optimasi ini mencakup apa yang terlihat pada website Anda yang membantu search engine untuk mengerti dan memberikan ranking terhadap konten Anda. Mulai dari membuat konten yang sangat menarik, mengelola metadata (meta title, meta description, dan keyword density), sampai dengan internal linking.

Technical SEO, teknik optimasi ini mencakup dengan proses untuk memastikan bahwa website Anda sudah sesuai dengan syarat teknis SERP. Dengan begitu website Anda akan memperoleh traffic organic dan ranking website terbaik. Perlu memerhatikan keterlibatan crawling, indexing, rendering, dan struktur website.

Off-page SEO, teknik optimasi ini berkaitan dengan aktivitas jauh di luar website Anda. Link Building menjadi teknik utama yang dilakukan di sini, termasuk dengan konten marketing, publikasi social media, review, dan lainnya.

Mengapa Off-Page SEO Penting ?

Kita tidak pernah tahu secara pasti bagaimana sistem algoritma Google / SERP berproses ketika akan menentukan rank website. Namun, ada studi yang menjelaskan bahwa hampir sekitar 50% faktor posisi kompetisi rank website dipengaruhi oleh off-page SEO. Relevansi, dapat dipercaya, dan authority website masih memiliki peran utama yang sangat efektif bagi posisi website Anda. Hal-hal tersebut bisa tercapai dengan Anda melakukan teknik off-page SEO.

Teknik Optimasi Off-Page SEO untuk Website Anda

teknik off page SEO

Selain optimasi SEO secara on-page, Anda juga dapat mencoba melakukan praktik optimasi SEO secara off-page. Melansir Neil Patel, aktivitas optimasi yang kita lakukan dengan pihak lain di luar website untuk meningkatkan peringkat website di mesin pencari. Berikut beberapa kiat off-page SEO yang dapat Anda terapkan:

1. Link Building

Link building / membangun koneksi link dengan link eksternal merupakan cara paling banyak dilakukan pada saat optimasi off-page SEO. Semakin banyak dan berkualitas link eksternal yang berkoneksi dengan website Anda, potensi memiliki rank website lebih tinggi dibandingkan kompetitor Anda juga besar. Teknik ini juga bisa menjadi backbone strategy optimasi website Anda ketika menyesuaikan dengan algoritma Google / SERP. Ada 3 hal utama yang penting untuk Anda perhatikan pada saat melakukan Link Building, yaitu authority / kualitas link, domain yang unik / berbeda-beda dalam website Anda, dan juga relevansi link dengan website Anda.

2. Local SEO

Anda dapat melakukan teknik optimasi website yang dikenal dengan Local SEO. Anda akan meningkatkan traffic, leads, dan juga awareness pada pencarian secara local. Anda bisa mulai dengan menentukan local keywords yang sesuai, mengoptimalkan kualitas halaman “GoogleMy Business” Anda, sampai dengan membuat kutipan keterangan “NAP” (number, address, phone number). Sifat konsisten juga sangat diperlukan di sini.

Ada Google Index yang berperan untuk melakukan rekam data-data dalam isi website, dikenal dengan istilah “spiders”. Tugasnya yang sama dilakukan setiap hari, sehingga data terupdate terus walau tidak tersaji secara live pada saat orang membukanya. Itulah cara kerja Local SEO.

3. Social Media Marketing

Kemajuan teknologi memengaruhi juga cara komunikasi kita dengan orang lain. Salah satu caranya yaitu melalui social media, hasil survey menyebutkan hampir 97% orang di seluruh Indonesia bahkan dunia sudah menjadi pengguna aktif social media.

Membagikan informasi melalui social media memang bukan faktor utama penentu rank website Anda pada SERP, tetapi memiliki pengaruh untuk brand Anda. Perlakukan dan tampilkan social media Anda sebagai solusi bagi customer, sehingga mereka semakin terasa dekat dengan Anda.

Baca juga: Panduan Lengkap Strategi Marketing di Instagram

4. Influencer Marketing

Ada banyak bentuk influencer marketing yang bisa dilakukan. Beberapa tahun sebelum ini, teknik ini dilakukan dengan merekruit para blogger aktif yang akan melakukan permintaan publikasi sponsor. Kini di era sekitar tahun 2020, teknik ini mengalami kemajuan mencari Influencer pengguna aktif Instagram, YouTube, dan TikTok dengan banyak followers.

Influencer marketing bisa menjadi cara yang luar biasa untuk membangun brand produk/jasa Anda. Tingkatkan kualitas konten Anda dan dapatkan potensi customer baru yang banyak.

5. Brand Mention

Perlu untuk disadari, kalau saat ini kita hidup di era “social proof”, yang artinya kita sering tergoda untuk mengikuti apa yang orang-orang di sekitar kita sedang lakukan. Apalagi kalau sudah seorang influencer terpercaya yang menyebutkan atau mencontohkannya. Trik ini bisa kita manfaatkan juga untuk melakukan optimasi SEO.

Teknik ini berjalan dengan baik ketika orang lain sudah membicarakan, menyebutkan, mengulas brand Anda pada halaman publikasi miliknya. Secara tidak langsung, brand Anda sudah terkoneksi dengan mereka tanpa harus meminta mereka memasukkan link website Anda di sana.  Semakin banyak, maka semakin besar juga potensi Google atau SERP mengakui keberadaan brand produk dan jasa Anda. Nilai sales pun akan meningkat.

Baca juga: 11 Alat Pengukur Reputasi Online Brand Anda

6. Forum

Selama beberapa tahun, melakukan spam atau komen pada forum tidak memiliki dampak yang signifikan untuk melakukan koneksi. Namun, coba perhatikan lagi dengan seksama , apa cakupan utama strategi off-page SEO ? Terkoneksi secara luas dan diperhatikan banyak orang. Maka, forum termasuk salah satu caranya.

Melalui forum Anda dan brand bisa terlibat dalam suatu diskusi panjang dengan banyak orang. Anda bisa memposisikan diri sebagai expert dan memberi saran terhadap permasalahan atau pembahasan yang ada relevansinya dengan brand Anda. Dengan begitu, orang-orang yang sedang berdiskusi dengan Anda akan terarah tanpa disadari. Potensial customer akan tampak dengan sendirinya. Patut dicoba, karena mungkin kompetitor Anda saat ini sedang tidak melakukannya dalam forum.

Aktif berpartisipasi dan menjawab pertanyaan di forum-forum dengan niche yang sesuai dengan website atau bisnis Anda juga merupakan salah satu kiat off-page SEO yang efektif. Anda dapat bergabung dan berpartisipasi di forum-forum seperti Quora. Melalui partisipasi tersebut, Anda dapat membangun thought leadership yang kuat dalam bidang yang Anda tekuni. Selain itu, Anda dapat pula mengarahkan para pembaca di forum tersebut untuk mengakses website Anda untuk informasi lebih lanjut.

7. Guest Blogging

Guest blogging merupakan kegiatan di mana Anda diundang untuk menyediakan konten untuk blog atau website lain yang memiliki bahasan serupa. Tentu saja Anda perlu menyisipkan URL website Anda pada konten yang Anda buat untuk menarik audience baru dari website tersebut. Hal ini dapat menjadi sarana saling promosi yang baik bagi Anda dan pemilik website rekanan. Selain itu, guest blogging juga berpotensi meningkatkan kredibilitas website Anda karena mesin pencari menemukan bahwa website Anda disebutkan pada konten di website lain.

Teknik ini berbicara mengenai ketika Anda menulis dan melakukan blogging post sebagai tamu atau guest  di halaman website milik orang lain dengan mempublikasikan informasi yang berkualitas, serta tak lupa menyebutkan secara halus mengenai brand produk dan jasa Anda. Ketika teknik ini Anda lakukan dengan benar, bisa akan memberikan kontribusi yang baik terhadap strategi pemasaran produk dan jasa Anda.

Posisikan diri Anda sebagai ahli yang dapat dipercaya, buatlah topik yang relevan dengan brand produk dan jasa Anda, bahkan yang bisa memberikan solusi. Itu yang biasanya paling banyak diminati. Dengan teknik ini, Anda bisa memperoleh target customer baru dan meningkatkan traffic website.

8. Podcast

Berdasarkan hasil survey JakPat, per tahun 2020, pendengar podcast telah didominasi oleh pendengar usia produktif antara 15 s/d 35 tahun. Apakah target customer Anda termasuk dalam usia tersebut ? Jika Ya, manfaatkanlah teknik Podcasts ini sebagai salah satu strategi pemasaran Anda juga. Gunakan kesempatan besar ini dengan sebaik-baiknya, mungkin kompetitor Anda juga belum memanfaatkannya.  

Anda bisa membagi banyak hal melalui podcasts ini, menjaring target customer baru juga menjadi tujuan. Setelah itu bisa anda seleksi apakah mereka berpotensi atau belum.

9. Review

Jangan pernah meremehkan hasil review atau ulasan orang lain sebagai pihak ketiga terhadap brand produk dan jasa Anda, yang nantinya bisa berdampak pada reputasi. Lebih dari 80% hasil survey menyebutkan bahwa keputusan orang-orang dalam menggunakan sesuatu dapat dipengaruhi oleh hasil review. Maka, mengelola reputasi online brand Anda itu sesuai yang tidak boleh diabaikan. Semakin banyak hasil review yang baik, semakin besar juga kesempatan konversi pemasaran Anda. Kepercayaan menjadi perhatian utama di sini.

10. Blog commenting

Blog commenting adalah kegiatan meninggalkan komentar yang berisi pemikiran-pemikiran Anda di blog orang lain. Blog commenting merupakan salah satu cara yang cukup interaktif untuk membuat website Anda lebih interaktif. Tentu saja komentar-komentar ini harus bermanfaat dan tidak bersifat spamming bagi pemilik website. Melalui blog commenting, Anda dapat memulai obrolan dengan pemilik website dan tidak menutup kemungkinan mendapatkan backlink dari website tersebut.

Beberapa Faktor Penting Optimasi Off-Page SEO

Selain teknik optimasi off-page SEO di atas, di bawah ini adalah beberapa faktor penting yang harus Anda perhatikan dalam melakukan optimasi off-page SEO;

  • Jumlah Domain dan Halaman Link : Memiliki banyak jumlah domain dan halaman link dapat mendukung Google untuk meningkatkan kepercayaannya terhadap website Anda, sehingga posisi rank juga akan terpengaruh menjadi lebih baik.
  • Posisi Rank Domain dan Halaman Link : Pada sebuah domain, tidak semua halaman memiliki posisi rank yang sama. Semakin tinggi posisi rank , maka semakin tinggi juga faktor pengaruhnya. Walau pun begitu, Anda tetap harus berjuang untuk membangun link walau sudah berasal dari halaman yang sudah memiliki posisi rank yang tinggi.
  • Relevansi : Perhatikan topik konten halaman yang akan Anda tautkan dalam website. Para ahli SEO masih meyakinkan bahwa relevansi masih menjadi penilaian utama SERP.
  • Homepage Links : Sumber link yang berasal dari homepage, umumnya memiliki sifat yang lebih kuat dibandingkan halaman lainnya di website tersebut.
  • Dofollow vs Nofollow Links : Penilaian Google / SERP juga dilihat dari jenis link yang ditautkan dalam website Anda. Anda bisa menentukan link mana saja yang ingin dibaca Google / SERP yang nantinya akan memengaruhi posisi rank website. Anda bisa menambahkan tag HTML (rel=“nofollow”) pada link, tanpa tag itu selebihnya akan otomaris menjadi dofollow link dan diikutsertakan dalam penilaian.
  • Variasi Link :Tautkan berbagai macam tipe link, sehingga Google / SERP tidak akan membacanya sebagai spam. Bisa dari link berita, blog, artikel, direktori, dsb.
  • Contextual Links : Tidak salah ketika Anda meletakkan links pada sidebar website Anda. Namun, akan lebih bernilai ketika Anda menautkannya di dalam konten Anda sehingga akan terlihat sebagai kolaborasi yang baik.
  • Anchor Text : Banyak cara menulis yang bisa Anda gunakan untuk menyelipkan link Anda, hal ini dikenal dengan Anchor text. Bisa dengan menyebutkan brand Anda secara langsung, bisa juga dengan menuliskan konteks konten, atau bisa juga dengan teks ajakan seperti “klik di sini”. Buatlah agar anchor text tersebut tidap seperti dipaksakan ada di sana.

Simpulan

Kesimpulannya, kini saatnya Anda sebaiknya melakukan koneksi sebanyak-banyaknya dengan bidang industri yang sekiranya relevan dengan Anda. Bangun kesan yang baik terhadap brand produk dan jasa Anda. Ingat! Bahwa Google selalu melakukan pembaharuan terhadap sistem algoritmanya. Lakukan boosting  dan optimasi website Anda dengan perencaan yang baik dan pelaksanaan yang konsisten. Bersabarlah karena hasil akan tampak dengan sendirinya jika proses yang dilakukan sudah benar.

Selain itu, rajin-rajinlah menganalisa dan belajar dari strategi SEO kompetitor, sehingga Anda bisa mendapatkan insights dan kiat-kiat baru untuk terus memaksimalkan performa website. Yuk, mulai terapkan kiat-kiat di atas agar website Anda semakin SEO friendly dan mendapat peringkat yang baik di mesin pencari.

Sudah siap merencanakan strategi Off-Page SEO milik bisnis Anda? Let’s Go!

Penulis : Margaretta Riri
Editor: Yoan Letsoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *